Lapas Kelas IIA Tarakan Perketat Pengamanan Jelang Nataru, Pagar Kawat Silet Dipasang di Titik Rawan

Pemasangan pagar kawat silet (razor wire) di sejumlah titik rawan Lapas Kelas IIA Tarakan pada Kamis (04/12/2025).

TERASKALTARA.ID, TARAKAN – Antisipasi gangguan keamanan menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai diperkuat di Lapas Kelas IIA Tarakan. Salah satu langkah strategis yang langsung terlihat adalah pemasangan pagar kawat silet (razor wire) di sejumlah titik rawan pada Kamis (04/12/2025).

Upaya ini merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Kantor Wilayah serta Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait persiapan pengamanan menghadapi momentum Nataru. Pemasangan kawat silet juga menjadi implementasi standar pengamanan berlapis sesuai regulasi Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun terkait stabilitas keamanan.

“Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, potensi kerawanan biasanya meningkat. Karena itu, kami memperkuat seluruh titik rawan dengan pemasangan kawat silet sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.

Pekerjaan pemasangan dimulai pukul 09.00 WITA dan melibatkan jajaran pengamanan serta Kepala Urusan Umum Lapas. Sejumlah titik strategis menjadi prioritas, seperti sisi luar blok hunian, area yang berbatasan langsung dengan lingkungan luar, dan lokasi lain yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Jupri menambahkan bahwa penguatan pengamanan tidak hanya berupa pemasangan fisik.

“Kami juga meningkatkan intensitas patroli di area pemasangan dan akan melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kawat silet. Setiap perkembangan akan kami laporkan kepada Kantor Wilayah sebagai bagian dari proses pengawasan,” jelasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Pihak Lapas berharap pengamanan berlapis ini mampu menjaga kondisi tetap kondusif bagi warga binaan maupun petugas selama perayaan keagamaan dan pergantian tahun.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban. Ini adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab kami untuk memastikan seluruh aktivitas di dalam lapas tetap aman,” tegas Jupri.

Dengan langkah penguatan yang terus dijalankan, Lapas Kelas IIA Tarakan optimistis dapat meminimalkan potensi gangguan selama masa libur akhir tahun.(Rz)

Pos terkait