Diduga ODGJ, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Parkiran Restoran Cepat Saji Tarakan

Olah TKP penemuan mayat di lokasi salah satu restoran cepat saji Kota Tarakan (Foto: Polres Tarakan)

TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Warga dan pengunjung sebuah restoran cepat saji di Kota Tarakan digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di lorong parkiran. Korban yang diketahui berinisial YN (45) diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan kerap terlihat beraktivitas di sekitar lokasi sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia, Minggu (15/12/2025) sore.

Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Tarakan, Ipda Eko Susilo, mengatakan penemuan mayat bermula dari laporan masyarakat yang curiga karena korban terlihat terbaring sejak siang hari tanpa memberikan respons.

“Berdasarkan laporan masyarakat, korban sudah terlihat berbaring di lorong parkiran sejak sekitar jam 13.00 sampai dengan jam 18.00 WITA. Karena tidak ada reaksi saat dipanggil, akhirnya masyarakat melapor ke pihak kepolisian,” kata Eko, Senin (16/12/2025).

Menurutnya, warga dan petugas parkir di lokasi tidak berani menyentuh korban dan meminta karyawan restoran untuk mengecek kondisi korban sebelum akhirnya melaporkan ke polisi.

“Karena tidak ada respons sama sekali, dan masyarakat tidak berani menyentuh, akhirnya kami menerima laporan dan langsung melakukan pengecekan di lokasi,” jelasnya.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan awal. Hasil sementara visum luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

“Untuk hasil visum luar sementara, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh almarhum. Penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” ujar Eko.

Terkait dugaan korban merupakan ODGJ, pihak kepolisian menyatakan belum dapat memastikan secara medis, namun korban diketahui sering berkeliaran di wilayah sekitar lokasi kejadian.

“Kami belum bisa memastikan secara spesifik apakah yang bersangkutan ODGJ. Namun memang almarhum ini sering terlihat berjalan dan berada di sekitar area tersebut, bukan hanya di lokasi kejadian saja,” ungkapnya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak mengenakan baju, meski pakaian berada di sekitar lokasi.

“Posisi korban saat ditemukan memang tidak mengenakan baju, namun ada bajunya di dekat lokasi. Kemungkinan tidak dipakai,” katanya.

Polisi juga melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV) di area parkir restoran cepat saji tersebut. Dari hasil penelusuran, tidak ditemukan aktivitas mencurigakan sebelum korban ditemukan meninggal.

“Dari rekaman CCTV, tidak terlihat korban terjatuh atau mengalami kekerasan. Aktivitas korban terlihat normal seperti kesehariannya, hanya saja posisi saat berbaring tidak tersorot kamera,” jelas Eko.

Setelah proses visum luar selesai, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.(Rz)

Pos terkait