218 Personel Gabungan Siap Amankan 103 Gereja Saat Natal 2025

Apel pergeseran personel yang dipimpin langsung Kapolres Tarakan AKBP Erwin Saputra Manik, di halaman Mapolres Tarakan, Rabu (24/12/2025).

TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Untuk memastikan perayaan Natal 2025 berlangsung aman dan khusyuk, Polres Tarakan mengerahkan 218 personel gabungan guna mengamankan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani dan Katolik di Kota Tarakan. Fokus pengamanan diarahkan pada 103 gereja yang menggelar ibadah Malam Natal dan Natal pagi.

Pengamanan tersebut diawali dengan apel pergeseran personel yang dipimpin langsung Kapolres Tarakan AKBP Erwin Saputra Manik, di halaman Mapolres Tarakan, Rabu (24/12/2025).

Apel melibatkan unsur Polri, TNI, organisasi kemasyarakatan, serta instansi Pemerintah Kota Tarakan, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga situasi kamtibmas selama perayaan hari besar keagamaan.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menegaskan, pengamanan Natal merupakan wujud komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat.

“Pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga umat dapat beribadah dengan khusyuk dan penuh kedamaian,” ujar Erwin.

Usai apel, personel gabungan langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan sterilisasi rumah ibadah, sekaligus pengamanan jalur lalu lintas yang dilalui jemaat menuju gereja.

“Sterilisasi rumah ibadah langsung kami laksanakan setelah apel. Personel lainnya kami tempatkan di jalur-jalur yang dilalui jemaat untuk mencegah gangguan keamanan maupun kemacetan,” jelasnya.

Berdasarkan data Polres Tarakan, dari total 103 gereja yang menggelar ibadah Natal, pengamanan dilakukan secara berlapis dan proporsional, menyesuaikan jumlah jemaat di masing-masing gereja.

“Untuk gereja dengan jumlah jemaat mendekati seribu orang atau lebih, pengamanan kami perkuat. Sedangkan gereja dengan jemaat lebih sedikit tetap kami tempatkan minimal dua personel kepolisian,” kata Erwin.

Seluruh personel pengamanan telah berada di lokasi sebelum ibadah dimulai. Ibadah Malam Natal umumnya dimulai pukul 19.00 Wita, sementara ibadah Natal pagi berlangsung mulai pukul 09.00 Wita.

Selain pengamanan statis di gereja, Polres Tarakan juga menyiagakan personel patroli mobile guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami juga menyiapkan personel yang standby di Polres untuk patroli kota serta respons cepat apabila terjadi gangguan keamanan,” ujarnya.

Kapolres menyebut, kepadatan lalu lintas menjadi salah satu potensi kerawanan utama karena pergerakan jemaat terjadi secara bersamaan di sejumlah titik.

“Potensi kemacetan sudah kami petakan. Rekayasa lalu lintas kami lakukan bersama instansi terkait untuk mencegah kecelakaan dan memastikan arus kendaraan tetap lancar,” katanya.

Lebih lanjut, Erwin menegaskan bahwa pengamanan Natal ini merupakan bagian dari rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

“Pengamanan ini berkesinambungan, mulai dari ibadah Natal malam, Natal pagi, hingga pengamanan malam pergantian Tahun Baru,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Kapolres Tarakan mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama merayakan Natal.

“Kami mengimbau warga yang meninggalkan rumah agar memastikan rumah dalam kondisi aman dan terkunci, barang berharga diamankan, serta tetap berhati-hati saat berlalu lintas. Hindari penggunaan perhiasan berlebihan di tempat umum,” pungkasnya.(Rz)

Pos terkait