Imigrasi Tarakan Hadir di Akhir Pekan, Paspor Simpatik Jawab Kebutuhan Warga Sibuk

Pelayanan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan.

TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Kabar baik bagi masyarakat yang kesulitan mengurus paspor di hari kerja. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan menghadirkan layanan Paspor Simpatik di hari libur sebagai bentuk pelayanan publik yang adaptif, ramah, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Melalui program ini, masyarakat dapat mengajukan permohonan paspor pada akhir pekan tanpa harus mengorbankan jam kerja. Layanan tersebut digelar dalam rangka Hari Bakti Imigrasi (HBI) sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Imigrasi Tarakan dalam memberikan pelayanan humanis.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan, mengatakan Paspor Simpatik merupakan solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja.

“Pelayanan paspor simpatik adalah pelayanan paspor di luar jam kerja. Untuk Kantor Imigrasi Tarakan, kami melaksanakan pelayanan paspor di hari Sabtu, yaitu pada tanggal 10 yang sudah kemarin, kemudian tanggal 17 minggu ini, dan tanggal 24 nanti,” ujar Okky, Senin (19/1/2026).

Untuk sementara, layanan tersebut dipusatkan di Kantor Imigrasi Tarakan. Namun demikian, pihak imigrasi tetap membuka peluang layanan Eazy Paspor ke wilayah atau instansi tertentu apabila terdapat permohonan.

“Tidak menutup kemungkinan apabila ada permohonan pelayanan paspor Eazy Paspor ke wilayah-wilayah tersebut, tentu akan kami pertimbangkan,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada pelayanan administrasi, rangkaian peringatan Hari Bakti Imigrasi juga diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami juga melaksanakan kegiatan yang bersifat sosial, seperti bakti sosial ke panti asuhan dan donor darah. Untuk kegiatan donor darah sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2026,” ungkap Okky.

Lebih lanjut, Okky menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini Kantor Imigrasi Tarakan tengah berfokus pada pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Oleh karena itu, inovasi pelayanan publik akan terus diperluas.

“Tentunya kami akan memberikan program-program kegiatan, khususnya pelayanan paspor yang memudahkan masyarakat. Salah satunya adalah Paspor Simpatik,” katanya.

Selain memberikan kemudahan akses, program ini juga berdampak positif terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Dengan paspor simpatik, kami berupaya memberikan pelayanan di luar jam kerja karena di hari kerja masyarakat umumnya juga bekerja. Di akhir pekan, masyarakat memiliki waktu yang lebih leluasa,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan ini pun cukup tinggi. Pada pelaksanaan Paspor Simpatik pekan lalu, belasan warga memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup baik. Di minggu lalu kami melayani 13 permohonan paspor. Prosesnya sama seperti hari kerja, hanya petugasnya yang bertugas di hari Sabtu. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Okky.

Melalui berbagai inovasi pelayanan dan pendekatan yang lebih humanis, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi imigrasi.(*)

Pos terkait