Pengamanan Lebaran di Tarakan, Polres Kerahkan 312 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Kayan 2026

Apel Ops Ketupat Kayan 2026, yang dilaksanakan di Halaman kantor Wali Kota, Kamis (12/3/2026).

TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Kepolisian Resor Tarakan menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Kayan 2026.

Sebanyak 312 personel dari unsur kepolisian dan instansi terkait akan diterjunkan selama 13 hari pelaksanaan operasi guna memastikan situasi keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Lebaran.

Kapolres Tarakan, AKBP Erwin Saputra Manik, mengatakan pengamanan akan mulai dilaksanakan setelah digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kayan 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (12/3/2026).

“Kami dari Polres Tarakan mulai besok akan menerjunkan personel gabungan dalam pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, ratusan personel yang diterjunkan terdiri dari berbagai unsur, termasuk personel Polres Tarakan dan dukungan dari instansi terkait.

“Total personel yang dilibatkan sebanyak 312 orang, terdiri dari 46 personel Polres Tarakan dari DIPA, 101 personel non-DIPA, serta 165 personel dari instansi terkait,” jelasnya.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Tarakan juga akan mendirikan delapan pos yang tersebar di sejumlah titik strategis.

“Dari Polres Tarakan akan menggelar delapan pos. Tiga pos berstatus pos pengamanan, empat pos pelayanan, dan satu pos terpadu,” katanya.

Menurutnya, pos pengamanan akan difokuskan pada patroli di wilayah yang berpotensi mengalami kepadatan maupun gangguan keamanan selama libur Lebaran.

“Pos pengamanan nanti lebih berfungsi untuk mobile patroli di lokasi-lokasi padat penduduk, titik kemacetan, maupun daerah yang rawan kriminalitas,” ungkapnya.

Sejumlah titik yang akan menjadi lokasi pos pengamanan di antaranya kawasan Gusher, Bandara Juwata, serta Pos PAM Amal yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

Selain itu, pos pelayanan akan ditempatkan di beberapa titik strategis seperti kawasan pelabuhan dan bandara untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.

“Pos pelayanan di empat titik akan berperan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik maupun balik, bersama dengan OPD Pemerintah Kota,” tambahnya.

Sementara itu, pos terpadu akan ditempatkan di Polres Tarakan sebagai pusat koordinasi berbagai penanganan situasi, termasuk jika terjadi kondisi darurat seperti bencana alam.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan selama perjalanan mudik, terutama bagi pengguna transportasi laut.

“Untuk moda transportasi air, masyarakat kami imbau memantau perkembangan cuaca melalui website resmi dan selalu mematuhi keselamatan berlayar, seperti menggunakan life jacket,” tegasnya.

Ia juga meminta operator angkutan laut agar mengutamakan keselamatan penumpang selama masa angkutan Lebaran.

Pos terkait