Ramp Check Jelang Mudik Lebaran 2026, 15 Speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan Dipastikan Layak Berlayar

Foto: Istimewa

TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, sebanyak 15 armada speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dipastikan siap melayani penumpang setelah dinyatakan lolos pemeriksaan keselamatan atau ramp check oleh otoritas terkait.

Armada tersebut melayani sejumlah rute perairan di Kalimantan Utara, seperti Tarakan menuju Pulau Bunyu, Kabupaten Tana Tidung (KTT), hingga Malinau.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Keselamatan Angkutan Perairan UPTD Pelabuhan Tengkayu I, Widia Ayu, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh kapal memenuhi standar keselamatan pelayaran sebelum memasuki masa angkutan Lebaran.

“Untuk persiapan angkutan lebaran tahun 2026 ini, kami melalui Kantor Pelabuhan Tarakan telah menindaklanjuti hasil pemeriksaan ramp check yang dilakukan oleh rekan-rekan KSOP,” ujar Widia.

Ia menjelaskan, proses pemeriksaan dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah instansi terkait guna memastikan kesiapan armada yang beroperasi di pelabuhan.

“Minggu lalu kami berkolaborasi dengan KSOP, Dinas Perhubungan Induk di Tanjung Selor, serta pengelola UPTD Pelabuhan Tengkayu I untuk melakukan penempelan stiker sebagai tindak lanjut hasil ramp check terhadap armada yang ada di pelabuhan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruh armada yang melayani rute penumpang dinyatakan memenuhi standar keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Alhamdulillah berdasarkan laporan ramp check, semuanya telah memenuhi standar keselamatan dan keamanan pelayaran sehingga dinyatakan layak laut untuk masa angkutan lebaran tahun 2026 ini,” katanya.

Selain memastikan kesiapan armada, pihak pelabuhan juga akan mendirikan posko terpadu angkutan Lebaran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik.

“Insyaallah kami akan mendirikan posko mulai H-7 hingga H+7 lebaran, yaitu sekitar tanggal 14 Maret sampai 29 Maret 2026,” ungkapnya.

Posko tersebut akan melibatkan berbagai instansi yang bersinergi dalam pengamanan dan pelayanan transportasi penumpang di pelabuhan.

“Seperti biasa kami berkolaborasi dengan Operasi Ketupat yang diselenggarakan Polri. Jadi nanti di posko akan didukung oleh Polri, Basarnas, Kesehatan Pelabuhan, KSOP, Polairud dan instansi lainnya,” jelas Widia.

Ia menambahkan, dalam menghadapi lonjakan penumpang saat mudik Lebaran, pihak pelabuhan tetap memprioritaskan armada reguler yang telah terverifikasi melalui pemeriksaan keselamatan.

“Kami tetap memprioritaskan armada reguler yang sudah terdaftar, terverifikasi dengan stiker, dan telah melalui ramp check. Untuk armada tambahan sifatnya situasional melihat kondisi arus penumpang,” pungkasnya.

Pos terkait