Gubernur Kaltara Apresiasi PT KIPI Serap 70 Persen Tenaga Kerja Lokal, Targetkan Job Fair Besar 2026

Rombongan Gubernur Kaltara meninjau langsung progres pembangunan fasilitas utama di Kawasan Industri PT. KIPI, Bulungan. (Foto: Dkisp Kaltara).

TERASKALTARA.ID, BULUNGAN — Komitmen penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri raksasa PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) kembali mendapat sorotan positif. Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, pada Rabu (12/11/2025). Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menegaskan bahwa keberadaan proyek strategis nasional ini mulai menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat Bumi Benuanta.

Didampingi Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si dan Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Gubernur Zainal menerima paparan perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanah Kuning dari PT KIPI dan PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI). Salah satu capaian yang paling disorot adalah keberhasilan perusahaan menyerap hingga 70 persen tenaga kerja lokal dari total 11.900 pekerja.

“Mendapati laporan tersebut, Gubernur Zainal menyampaikan terima kasih atas hadirnya kawasan industri ini yang cukup mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal, sehingga otomatis akan mengurangi angka pengangguran di Kaltara.”

Ia menegaskan kembali bahwa pemerintah provinsi mengutamakan pekerja lokal dan capaian saat ini menjadi bukti nyata.

“Pekerja-pekerja yang ada di area ini kita utamakan pekerja-pekerja lokal, dan memang sudah terbukti dari jumlah 11.900 pekerja yang ada di kawasan ini 70 persen sudah orang lokal,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur juga mengapresiasi langkah PT KIPI dan PT KAI yang terus mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal dalam operasionalnya. Ia berharap kebijakan ini menjadi komitmen jangka panjang kawasan industri tersebut.

“Insyaallah di tahun depan akan membuka lagi Job Fair di Provinsi yang akan kita pekerjakan di kawasan ini,” ujarnya.

Selain memperluas kesempatan kerja, Pemprov Kaltara memastikan bahwa tenaga lokal yang masuk ke kawasan industri telah dibekali keterampilan memadai. Berbagai pelatihan akan dilakukan melalui Balai Latihan Kerja (BLK).

“Kita pasti bekali mereka, tidak ujuk-ujuk kita pekerjakan disini tanpa skill. Jadi kita memang siapkan pemuda-pemudi kita di Kaltara ini, dengan kita buka Balai Latihan Kerja,” ucap Gubernur.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi juga akan menjadi syarat agar tenaga kerja lokal lebih siap memasuki dunia industri.

“Kemudian nanti kita minta sertifikasi dari Perindustrian bahwa memang yang dilatih ini sudah memenuhi syarat untuk bekerja, dan memiliki sertifikat untuk dapat bekerja di areal ini,” sambungnya.

Gubernur Zainal berharap pemuda-pemudi Kaltara dapat terus mengambil peran dalam kawasan strategis nasional tersebut, tidak hanya untuk meningkatkan serapan tenaga kerja lokal, tetapi juga mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat posisi Kaltara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.(Dkisp)

Pos terkait