TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam mendorong peran generasi muda kembali ditegaskan Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. Hal itu ditunjukkan dengan dukungan penuh terhadap kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kaltara yang akan berkiprah di tingkat nasional melalui Muktamar XXIV IPM di Makassar.
Dukungan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima audiensi Pengurus Wilayah IPM Kaltara di Tarakan Plaza, Senin (26/1/2026) siang. Dalam audiensi itu, IPM Kaltara melaporkan kesiapan mengikuti Muktamar XXIV IPM yang akan digelar awal Februari 2026, di mana kader Kaltara turut maju dalam kontestasi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM).
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tentu mendukung penuh generasi muda kita, khususnya kader IPM, untuk berkiprah dan berkontribusi di tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan daerah,” ujar Gubernur Zainal A. Paliwang.
Selain agenda nasional, audiensi juga membahas rencana pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Musywil) IPM Kaltara yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026. IPM Kaltara mengusulkan agar kegiatan tersebut dapat digelar di ibu kota provinsi, Tanjung Selor.
Menanggapi hal itu, Gubernur menyampaikan dukungannya dan menitipkan pesan agar seluruh rangkaian kegiatan organisasi dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi kaderisasi.
“Saya berharap Muktamar maupun Musywil IPM Kaltara dapat terselenggara dengan lancar, tertib, dan membawa manfaat besar bagi organisasi serta pembinaan generasi muda di Kalimantan Utara,” pesan Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kaltara dan IPM sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Menurutnya, peran organisasi kepemudaan sangat dibutuhkan dalam menjawab berbagai tantangan sosial di wilayah perbatasan.
Ia pun mengapresiasi langkah IPM Kaltara yang telah berkolaborasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui program Volunteer Kawan Migran.
“Apa yang telah dilakukan IPM Kaltara bersama BP2MI merupakan contoh nyata kontribusi pemuda dalam isu-isu strategis daerah, khususnya perlindungan pekerja migran. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat,” tegasnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama antara Pemprov Kaltara dan IPM Kaltara dalam membangun sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan berkarakter di wilayah Kalimantan Utara.(Dkisp)




