TERASKALTARA.ID, BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menegaskan perlunya pembangunan Pos Terpadu di kawasan industri strategis nasional PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Desa Mangkupadi, Tanjung Palas Timur.
Usulan ini ia sampaikan saat meninjau progres pembangunan smelter dan PLTU pada Rabu (12/11/2025).
Menurut Gubernur Zainal, kehadiran pos terpadu yang ia usulkan bersama Kapolda Kaltara akan menjadi elemen penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia tersebut.
Gubernur menjelaskan bahwa pos terpadu akan berfungsi sebagai pusat pelayanan multi-instansi, termasuk pengamanan setingkat Polsek Khusus.
Dengan begitu, kebutuhan administratif maupun respons cepat terhadap permasalahan di kawasan industri tidak perlu lagi bergantung pada kantor pelayanan di luar lokasi.
“Di kawasan ini harus ada Pos Terpadu dan Polsek Khusus, sehingga jika terjadi sesuatu bisa langsung di-backup,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan, kehadiran petugas dari berbagai instansi di satu gedung akan mempercepat penyelesaian berbagai urusan yang mungkin timbul dalam aktivitas perusahaan dan tenaga kerja di KIPI.
Dalam kunjungannya, Gubernur Zainal juga meninjau langsung pembangunan fasilitas utama KIPI, mulai dari smelter hingga PLTU yang menjadi tulang punggung operasional industri berbasis energi dan mineral tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltara terus mendukung percepatan pembangunan kawasan industri hijau ini sebagai proyek strategis yang akan mendorong ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja besar-besaran di wilayah Kaltara.
“Kami berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pengelola kawasan industri agar pembangunan KIPI berjalan optimal,” tegasnya.
Turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan tersebut: Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., serta Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.(Dkisp).




