TERASKALTARA.ID, BULUNGAN – Tim Ekspedisi Patriot dari Kementerian Transmigrasi RI hadir di Bulungan dan melaksanakan pertemuan dengan jajaran Pemkab di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati Pemkab Bulungan, pada Kamis (28/08). Asisten Administrasi Umum, Adi Irwansyah MS, SH, M.Si didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Hasanuddin menyambut baik dan mendukung Tim Ekspedisi Patriot yang akan melaksanakan riset di berbagai wilayah transmigrasi di Bulungan.
Diketahui, Tim Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program strategis Kementerian Transmigrasi RI yang menugaskan peneliti muda ke daerah transmigrasi untuk mengkaji potensi sumber daya, mengidentifikasi komoditas unggulan dan merumuskan strategi pengembangan kawasan, Program yang dimulai tahun 2025 ini seiring dengan agenda Pemerintah menjadikan transmigrasi sebagai lokomotif pembangunan berbasis pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Tim Ekspedisi Patriot yang hadir di Bulungan terdiri para peneliti dari Institut Teknik Bandung (ITB), Institut Pertanian Bandung (IPB) dan Universitas Indonesia (UI). Asisten III dalam sambutannya berharap, keberadaan Tim ini dapat menggali potensi maupun produk unggulan yang dapat dikembangkan di setiap Satuan Permukiman Transmigrasi di Bulungan.
Dijelaskan, program transmigrasi telah lama berlangsung di Bulungan sekitar Tahun 1970, bahkan 2 lokasi transmigrasi yaitu di Tanjung Palas dan Karang Agung dinilai masyarakat transmigrannya kini lebih makmur dan berkembang lebih baik. Beberapa daerah asal warga transmigran, seperti dari Jawa Tengah, juga sering berkunjung untuk melihat kondisi warganya di Bulungan. Bahkan, Sultan Surakarta dan sejumlah pejabat Jawa Tengah pernah datang ke Bulungan yang menunjukkan bahwa hubungan antar wilayah tetap terjalin dengan baik.
Ditegaskan, Kabupaten Bulungan tidak pernah membedakan antara penduduk lokal maupun transmigran. Semuanya adalah warga Indonesia dan bagian dari NKRI. Bahkan Bupati Bulungan terdahulu ada yang berasal dari Jawa Tengah, demikian pula beberapa anggota dewan yang juga berasal dari keluarga transmigran. Mereka semua berkomitmen membangun Bulungan tanpa membeda-bedakan asal-usul.