Pemkab Malinau Siap Sukseskan Gerakan Pangan Murah Serentak se-Indonesia

Asisten II Pemkab Malinau, Jon Ifung bersama jajaran Kepala OPD dan Camat saat mengikuti Rakor secara Virtual yang dipimpin Sekjen Kemendagri dalam persiapan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se- Indonesia.

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau akan memulai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dari empat kecamatan terdekat, yakni Kecamatan Malinau Kota, Malinau Barat, Malinau Utara, dan Mentarang. Pertimbangan ini diambil karena jarak kecamatan lainnya relatif jauh dari pusat kabupaten.

Keputusan tersebut diambil setelah Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Malinau, Jon Ifung, S.Sos., M.M., mengikuti rapat koordinasi secara virtual terkait persiapan pelaksanaan GPM yang akan digelar serentak di seluruh kecamatan se-Indonesia pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir itu berlangsung dari Kantor Pusat Kemendagri Jakarta, sementara Asisten II mengikuti dari ruang rapat Wakil Bupati Malinau pada Kamis (28/8/2025).

Dalam arahannya, Tomsi menegaskan pentingnya peran Pemerintah Daerah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan GPM, terutama terkait ketersediaan bahan pangan dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di setiap daerah.

“Untuk mendukung secara penuh Gerakan Pangan Murah ini, Pemda agar berkoordinasi dengan Polres, Kodim, Forkopimda, Kejaksaan, serta Bulog setempat terkait teknis pelaksanaan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta perangkat kehumasan baik di tingkat pusat maupun daerah agar gencar melakukan publikasi melalui sosialisasi yang masif. Menurutnya, program ini harus menjangkau hingga ke pelosok sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.

“Humas melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar aktif berbelanja pangan murah,” tegasnya.

Melalui program GPM yang juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus memperkuat solidaritas dan semangat kemerdekaan.

Pos terkait