Hadiri Doa Rosario OMK, Sekda Ernes Edukasi tentang Bahaya Pergaulan Modern bagi Generasi Muda

edukasi-pergaulan-bebas-malinau.jpg
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus.

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menghadiri kegiatan Doa Rosario Orang Muda Katolik (OMK) St. Stefanus Malinau di Gereja Katolik Respen, Desa Respen Tubu, Selasa (12/5).

Dalam kegiatan doa tersebut, Sekda Ernes hadir sebagai narasumber dan memberikan edukasi kepada para generasi muda terkait bahaya pergaulan bebas, pentingnya pendidikan, serta dampak pernikahan usia dini terhadap masa depan anak dan keluarga.

Di hadapan para peserta yang didominasi anak muda, Ernes menegaskan bahwa pergaulan bebas saat ini menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama, baik dari keluarga, sekolah maupun gereja. Ia mengaitkan persoalan tersebut dengan tingginya angka stunting yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Malinau.

Menurutnya, salah satu faktor penyumbang kasus stunting adalah pernikahan usia dini yang banyak terjadi pada rentang usia 10 hingga 18 tahun. Kondisi tersebut, kata dia, kerap dipicu kurangnya pengawasan dan edukasi kepada anak-anak serta pengaruh pergaulan bebas.

“Masih jauh masa depan yang harus ditempuh. Yang masih SMP, SMA, masih kuliah lagi. Belum tentu selesai sekolah langsung dapat pekerjaan. Jadi jangan sampai karena keinginan sesaat akhirnya harus mengorbankan masa depan,” ujar Ernes dihadapan Orang Muda Katolik (OMK).

Ia juga mengingatkan para remaja agar tidak mudah terpengaruh perkembangan pergaulan modern, termasuk penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga perilaku seksual bebas yang kini mudah diakses melalui teknologi dan media sosial.

Menurut Ernes, benteng utama menghadapi pengaruh negatif tersebut adalah pendidikan dalam keluarga, kemampuan mengendalikan diri, serta penguatan iman dan nilai keagamaan sejak dini.

“Pelajaran utama itu sebenarnya dimulai dari rumah. Orang tua harus memberi edukasi dan pengawasan kepada anak-anaknya. Setelah itu kembali lagi kepada diri kita sendiri bagaimana menjaga diri dan masa depan,” katanya.

Selain itu, Sekda Ernes juga mengajak para peserta menjaga kesucian diri dan tidak terburu-buru menjalin hubungan yang dapat merusak masa depan. Ia menilai cinta yang benar tidak akan memaksa seseorang melakukan hal-hal yang belum waktunya.

Menutup arahannya, Ernes mengingatkan pentingnya menjaga iman dan memilih lingkungan pergaulan yang baik sesuai ajaran Gereja Katolik. Ia juga mengajak para OMK untuk aktif dalam kegiatan gereja agar memiliki lingkungan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Kehadiran kita di sini adalah pilihan terbaik. Iman mengajarkan bagaimana membangun keluarga yang baik, memilih pasangan yang seimbang, dan hidup dalam lingkungan yang benar,” tutupnya.

Pos terkait