Peringati Hari Ibu Nasional, GOW Malinau Tebar Kepedulian ke Rutan hingga RSUD

GOW mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) dan RSUD Kabupaten Malinau, Senin (22/12/2025) pagi.

TERASKALTARA.ID, MALINAU — Momentum Hari Ibu Nasional dimaknai Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Malinau dengan aksi nyata berbagi kepedulian. Melalui kegiatan bakti sosial, GOW mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) dan RSUD Kabupaten Malinau, Senin (22/12/2025) pagi.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Rutan Malinau. Di lokasi tersebut, rombongan GOW bertemu langsung dengan para tahanan perempuan. Selain menyerahkan bingkisan, GOW juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fisik dan mental para warga binaan.

Ketua GOW Kabupaten Malinau, Rostinawati Ernes, mengatakan bakti sosial ini merupakan wujud empati dan dukungan moral kepada perempuan yang sedang menjalani masa pembinaan.

“Hari Ibu menjadi momentum bagi kami untuk berbagi kepedulian. Perempuan, dalam kondisi apa pun, tetap membutuhkan dukungan dan perhatian agar tetap kuat dan memiliki harapan ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan semangat agar para tahanan perempuan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.

“Kami ingin mereka merasa tidak sendiri dan tetap dihargai sebagai perempuan dan seorang ibu,” tambahnya.

Usai dari Rutan, rombongan GOW melanjutkan bakti sosial ke RSUD Kabupaten Malinau. Di rumah sakit tersebut, GOW menyerahkan bingkisan kepada ibu-ibu yang akan melahirkan serta para ibu yang tengah menjalani perawatan pasca melahirkan.

Menurut Rostinawati, perhatian kepada ibu melahirkan merupakan bentuk penghargaan atas peran besar perempuan dalam melahirkan dan merawat generasi masa depan.

“Ibu adalah pilar keluarga dan bangsa. Dukungan kecil seperti ini diharapkan dapat memberi semangat dan kebahagiaan bagi para ibu di momen Hari Ibu,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, GOW Kabupaten Malinau berharap semangat Hari Ibu tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Pos terkait