Prabowo Panggil Dirut Garuda dan Mendiktisaintek ke Istana Senin Siang

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny Kairupan (kiri) tiba di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (4/5/2026). ANTARA/Irfansyah Nasution.

TERASKALTARA.ID, JAKARTA.  04/5 (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny Kairupan dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin siang.

Glenny tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.00 WIB, disusul oleh Brian yang masuk area dalam Istana sekitar pukul 14.00 WIB.

Glenny, saat ditanya wartawan, menjelaskan dirinya belum dapat mengungkap agenda rapat bersama Presiden Prabowo Senin ini. Dia juga urung menyampaikan kepada wartawan laporan-laporan yang disiapkan untuk Presiden.

Terlepas dari itu, saat ditanya mengenai penerbangan selama musim haji, Glenny menilai penerbangan haji, khususnya yang disediakan oleh Garuda Indonesia, berjalan lancar.

“Haji lancar semua. […] Ya pokoknya baik semua perjalanan haji ya,” kata Glenny menjawab pertanyaan wartawan.

Sementara itu, Brian Yuliarto yang masuk area dalam Istana dengan membawa sejumlah dokumen, menyampaikan dirinya akan berbicara mengenai isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo selepas rapat.

“Belum tahu (agenda rapat, red.) nanti habis dari dalam saja ya,” kata Brian menjawab pertanyaan wartawan.

Dalam Rapat Kerja Pemerintah, yang diikuti oleh 800 pejabat negara termasuk jajaran direksi BUMN, pada Rabu (8/4), Presiden Prabowo memerintahkan Garuda Indonesia menjajaki kerja sama membentuk perusahaan patungan dengan maskapai nasional Arab Saudi, Saudia Airlines.

Presiden menjelaskan perusahaan patungan itu dapat membantu Indonesia menekan biaya haji, sekaligus memberikan keuntungan bagi maskapai nasional Indonesia dan Arab Saudi.

“Jadi, selama ini pesawat Garuda berangkat bawa (jamaah) haji ke tanah suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan (jamaah) haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong. Saya mengatakan, kenapa enggak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan, 50 persen Arab Saudi, 50 persen Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam taklimatnya saat Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4).

Jika wacana itu terwujud, maka pesawat-pesawat Garuda yang mengantarkan jamaah haji ke tanah suci, dapat kembali dengan membawa penumpang. Hal yang sama juga berlaku pada pesawat-pesawat Saudi, saat mereka selesai mengangkut jamaah haji Indonesia pulang ke tanah air, pesawat-pesawat itu dapat kembali mengangkut penumpang ke Arab Saudi.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo kemudian memanggil Glenny Kairupan.

Glenny, saat dipanggil Presiden, dengan lantang menjawab: “Siap!”

Presiden kemudian mengingatkan Glenny bahwa instruksi itu telah diberikan dua bulan yang lalu. Karena itu, Presiden pun meminta Glenny untuk menghadap dan melaporkan tindak lanjut dari instruksinya itu.

“Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih dua bulan yang lalu. Ya ini harus kerja cepat, nanti Dirut Garuda menghadap saya,” ujar Presiden kepada Glenny.

(T.G013//F005/F005) 04-05-2026 15:03:22 – Politik – Jakarta

Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Fitri Supratiwi

Pos terkait