TERASKALTARA.ID, NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten Nunukan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani, khususnya di wilayah perbatasan. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Pemkab Nunukan menyalurkan berbagai bantuan pertanian kepada kelompok tani di wilayah Sei Nyamuk, Sabtu (27/12/2025).
Bantuan yang diserahkan meliputi mesin giling padi, ribuan bibit kakao, pupuk NPK kakao, serta fasilitas gudang benih padi (penangkar). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sektor pertanian.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Nunukan, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, para asisten, Danpos Sei Pancang, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat penerima bantuan dari sejumlah kelompok tani (poktan).
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar program rutin, melainkan wujud nyata perhatian dan keberpihakan pemerintah terhadap petani.
“Penyerahan bantuan ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani,” ujar Irwan.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara optimal tanpa harus membuka lahan baru atau merambah kawasan hutan. Menurutnya, peningkatan produksi pertanian harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Kita dorong pemanfaatan lahan secara lebih efisien. Dengan pendampingan penyuluh pertanian, teknologi tepat guna, dan semangat gotong royong, saya yakin hasil panen dan pendapatan petani bisa meningkat, tanpa mengorbankan lingkungan,” katanya.
Bupati juga merinci bantuan yang disalurkan, di antaranya 9.000 bibit kakao yang diberikan kepada Kelompok Tani Polewali serta 1,5 ton pupuk NPK kakao untuk Kelompok Tani Padaidi II.
“Seluruh bantuan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Nunukan dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengangkat harkat dan martabat para petani yang menjadi pahlawan pangan bagi daerah dan bangsa,” tutur Irwan Sabri.
Kepada para petani penerima bantuan, Bupati berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal dan dikelola dengan penuh tanggung jawab.
“Bertanamlah dengan sepenuh hati, dengan kerja keras dan keyakinan bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha. Jadikan ladang dan kebun sebagai ladang ibadah, tempat menanam bukan hanya bibit kakao, tetapi juga harapan bagi masa depan generasi mendatang,” pungkasnya.(Dkisp)




