Tekan Risiko Kecelakaan, Kasat Lantas Tarakan Ingatkan Sopir Truk Juata Laut Tak Ugal-ugalan

Himbauan keselamatan dilakukan langsung di Tempat Pangkalan Parkir (TP2) sopir truk Juata Laut, Selasa (6/1/2026).

TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus digencarkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan. Kali ini, sasaran edukasi difokuskan kepada para sopir truk angkutan barang yang beroperasi di kawasan Juata Laut, wilayah dengan aktivitas kendaraan berat yang cukup padat.

Himbauan keselamatan tersebut dilakukan langsung di Tempat Pangkalan Parkir (TP2) sopir truk Juata Laut, Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pengemudi terhadap pentingnya keselamatan berkendara, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kasatlantas Polres Tarakan, AKP Rudika Harto Kanajiri, menegaskan bahwa sopir truk memegang peran vital dalam menciptakan keamanan lalu lintas, mengingat kendaraan yang mereka kemudikan memiliki dimensi dan beban besar.

“Kendaraan angkutan barang memiliki risiko tinggi jika tidak dikemudikan dengan tertib. Karena itu kami mengingatkan para sopir agar tidak ugal-ugalan, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta tidak parkir sembarangan di bahu jalan,” ujar Rudika.

Menurutnya, pelanggaran kecil yang dilakukan kendaraan besar dapat berdampak fatal bagi pengguna jalan lain, terutama pengendara roda dua.

Selain soal perilaku berkendara, Satlantas juga menyoroti keamanan muatan. Para sopir diimbau untuk selalu menutup bak truk dengan terpal saat mengangkut material guna mencegah muatan tercecer di jalan.

“Muatan yang jatuh atau tercecer bisa menjadi pemicu kecelakaan. Kami juga minta setiap barang yang menjulur keluar diberi tanda, seperti kain atau plastik, supaya pengendara di belakang bisa lebih waspada,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas turut mengingatkan kelengkapan administrasi pengemudi. Sopir truk diwajibkan memiliki SIM BI atau BII sesuai jenis kendaraan yang dikemudikan.

Faktor keselamatan pribadi juga menjadi perhatian. Para sopir dihimbau agar tidak merokok saat berkendara karena dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Sebagai bagian dari edukasi berkelanjutan, Satlantas Polres Tarakan juga membagikan brosur terkait over dimension dan over load (ODOL). Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sopir mengenai batas aman dimensi dan muatan kendaraan sesuai aturan.

“Kami berharap para sopir bisa ka menjadi pelopor keselamatan di jalan. Jika aturan dipatuhi, kecelakaan bisa ditekan dan aktivitas angkutan tetap berjalan aman,” pungkas Rudika.(Rz)

Pos terkait