66 Pengurus Dilantik, PDKU Malinau Siap Perkuat Persatuan dan Pemberdayaan Masyarakat Dayak 

pengurus-pdku-malinau.jpeg
Ket Foto: Suasana saat 66 pengurus PDKU Kabupaten Malinau saat dilantik.

TERASKALTARA.ID, MALINAU –  Sebanyak 66 pengurus Persatuan Dayak Kalimantan Utara (PDKU) Kabupaten Malinau resmi dilantik, Senin (31/8). Pelantikan berlangsung di Aula Gedung SLB Malinau Kota dan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PDKU, Liet Ingai.

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan PDKU Kabupaten Malinau untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai adat dan budaya Dayak, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan daerah.

Ketua Umum PDKU Kabupaten Malinau, Lewi Mawa, mengatakan amanah sebagai pengurus bukan sekadar sebuah kebanggaan, tetapi merupakan tanggung jawab untuk mempererat persatuan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Dayak.

“Atas nama pribadi dan seluruh pengurus yang baru dilantik, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengemban amanah ini,” ujarnya, Senin (31/8).

Menurutnya, masyarakat Dayak memiliki sejarah panjang, adat istiadat, budaya, bahasa serta kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari identitas dan kekayaan Kabupaten Malinau maupun Kalimantan Utara.

Karena itu, PDKU Kabupaten Malinau berkomitmen menjaga, melestarikan dan mewariskan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda.

Lewi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Dayak. Generasi muda, kata dia, harus dibekali pendidikan, kompetensi dan keterampilan, termasuk kemampuan kewirausahaan agar dapat mengambil peran dalam pembangunan.

“Kita harus mendorong generasi muda Dayak agar memiliki pendidikan yang baik, memiliki kompetensi, keterampilan, jiwa kewirausahaan, serta mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah,” katanya.

Ia menegaskan, masyarakat Dayak tidak boleh hanya menjadi penonton dari berbagai perubahan dan pembangunan yang terjadi. Sebaliknya, masyarakat Dayak harus mampu menjadi pelaku dan mengambil bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Malinau dan Kalimantan Utara.

Untuk itu, Lewi mengajak seluruh pengurus PDKU membangun organisasi yang terbuka, inklusif dan solid. PDKU juga diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat serta pemerintah daerah.

“Kita harus membangun organisasi ini dengan semangat persatuan dan kebersamaan di atas perbedaan dan keberagaman,” tuturnya.

Lebih lanjut, Lewi ingin PDKU Kabupaten Malinau menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat Dayak. Organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah untuk berdiskusi, bersilaturahmi, menyelesaikan persoalan bersama serta melahirkan gagasan untuk kemajuan masyarakat.

Ia menyadari bahwa menjalankan amanah sebagai ketua umum tidak dapat dilakukan seorang diri. Karena itu, dukungan, kritik, saran dan kerja sama dari seluruh pengurus serta keluarga besar masyarakat Dayak sangat dibutuhkan.

“Mari kita satukan langkah, kuatkan persaudaraan, lestarikan adat dan budaya, tingkatkan kualitas sumber daya manusia kita. Dan mari kita bersama-sama dengan pemerintah daerah membangun Malinau yang mandiri dan maju,” pungkasnya. (*ntl)

Pos terkait