Gang Sempit Jadi Kendala, Damkar Kerahkan 24 Personel Tangani Kebakaran Hangusakan 1 Rumah di Malinau Kota

kebakaran-gang-bayataka-malinau
Ket Foto: Satu rumah yang ludes terbakar api di Gang Bayataka.

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga bernama Hajijah di Gang Baya Taka, RT 15, Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Rabu (7/10).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.38 WITA. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Malinau menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.41 WITA.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 11.43 WITA dan tiba sekitar pukul 11.47 WITA.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau Tjito Widjaja melalui Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Rury Ahmad Sururie mengatakan, penanganan kebakaran melibatkan petugas Damkar dari beberapa sektor.

Sebanyak 24 personel Damkar diturunkan, terdiri dari 10 personel Sektor Induk, 8 personel Sektor Utara dan 6 personel Sektor Barat. Selain itu, keseluruhan unsur yang terlibat di lapangan mencapai sekitar 60 orang.

Dalam penanganan tersebut, Damkar mengerahkan satu unit armada pemadam dari Sektor Induk, satu unit armada suplai, satu unit armada Sektor Barat, satu unit armada Sektor Utara serta satu unit mobil rescue dan mesin portable.

“Pada hari ini kami dari Dinas Damkar beserta stakeholder yang lain menangani kebakaran di Gang Baya Taka, RT 15,” ujar Tjito saat diwawancarai.

Namun, proses pemadaman menghadapi kendala berupa akses menuju lokasi yang sempit. Kondisi tersebut membuat kendaraan pemadam kebakaran tidak leluasa masuk ke area gang.

Selain kendala akses, kepanikan masyarakat sekitar juga menjadi salah satu tantangan petugas dalam melakukan penanganan di lokasi.

Meski demikian, petugas bersama unsur terkait berhasil mengendalikan api sehingga tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WITA. Setelah dipastikan tidak ada lagi titik api, kondisi lokasi dinyatakan aman.

Tjito mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, rumah milik Hajijah dilaporkan habis terbakar, sementara nilai kerugian masih dalam proses pendataan.

Terkait penyebab kebakaran, informasi yang diperoleh petugas di lapangan masih belum sepenuhnya dapat dipastikan. Dugaan sementara, api berasal dari bagian belakang rumah atau area dapur.

“Informasinya masih simpang siur, jadi dugaan sementara ini dimulai dari bagian belakang, dapur,” ungkapnya.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi pihak Kepolisian.

Tjito juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik maupun alat-alat memasak. Ia meminta warga tidak meninggalkan peralatan memasak dalam kondisi menyala untuk mencegah terjadinya kebakaran.

“Kami berharap kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan listrik maupun alat-alat memasak dan jangan ditinggalkan, sehingga tidak terjadi kebakaran di pemukiman,” tutupnya. (tk02)

Pos terkait