TERASKALTARA.ID, MALINAU– Mengawali masa tugasnya sebagai Kapolres Malinau, AKBP Dr. M. Anton Satriadi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap organisasi sebagai langkah awal memperkuat kinerja kepolisian dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Malinau.
Kedatangan AKBP Dr. M. Anton Satriadi bersama Ketua Bhayangkari Cabang Malinau, Ny. Brigitta Anton, disambut secara resmi oleh Wakapolres Malinau Kompol Yulius Heri Subroto, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, personel Polres Malinau, ASN, pengurus Bhayangkari Cabang Malinau, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malinau di Markas Komando Polres Malinau, Senin (3/8).
Menurut AKBP DR. M. Anton, langkah pertama yang akan dilakukan bukan langsung meluncurkan program baru, melainkan melakukan audit kesehatan organisasi guna memetakan capaian kinerja serta mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu dioptimalkan.
“Untuk kedatangan saya pertama ini, kita melakukan audit atau uji kesehatan organisasi. Nanti kita lihat pencapaian kinerja, kita cari celah-celah yang masih kurang, kemudian kita optimalkan, termasuk berbagai atensi dari Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda yang akan kita tindak lanjuti,” ujar AKBP Anton usai prosesi penyambutan di Mako Polres Malinau, Senin (3/8).
Ia menjelaskan seluruh program yang akan dijalankan di Polres Malinau tetap mengacu pada kebijakan pimpinan Polri. Namun apabila hasil evaluasi menemukan adanya kekurangan dalam pelaksanaan tugas, maka akan disusun langkah-langkah perbaikan sesuai kebutuhan organisasi.
“Program yang saya bawa tentu menyesuaikan program pimpinan. Tetapi apabila ada gap atau kekurangan dalam pelaksanaan tugas, tentu akan kita sesuaikan dengan program yang diperlukan agar kinerja semakin optimal,” katanya.
AKBP Anton menegaskan bahwa pelaksanaan tugas pokok Polri tetap menjadi prioritas utama, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, hingga pelayanan kepada masyarakat.
“Tugas pokok Polri wajib dilaksanakan. Tinggal bagaimana kita mengemasnya sehingga ada program-program unggulan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kalimantan Utara itu mengaku masih menunggu laporan satuan dari pejabat sebelumnya sebagai dasar dalam menyusun program kerja dan menentukan langkah strategis selama memimpin Polres Malinau.
Ia juga menilai pemetaan kondisi kamtibmas secara menyeluruh menjadi bagian penting sebelum menetapkan berbagai kebijakan di wilayah hukum Polres Malinau.
Selain melakukan pembenahan internal, AKBP Anton menegaskan pentingnya membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malinau dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang baik merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Sampai saat ini kami baru melakukan pertemuan awal dengan pemerintah daerah dan saling bertukar kontak. Setelah hasil audit organisasi dan laporan satuan kami terima, tentu akan disesuaikan dengan potensi-potensi yang bisa mendukung terwujudnya kamtibmas di Kabupaten Malinau,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat menjadi syarat utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Wajib hukumnya kita bersinergi. Tanpa koordinasi dan komunikasi yang aktif, mewujudkan kamtibmas akan sulit. Karena itu kami berharap sinergi yang sudah terjalin dapat terus diperkuat sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Malinau dapat berjalan sesuai harapan bersama,” tegasnya. (*ntl)







