TERASKALTARA.ID, MALINAU- Polres Malinau kini dipimpin oleh AKBP Dr. M. Anton Satriadi, S.H., S.I.K., M.H., seorang perwira menengah Polri yang memiliki pengalaman hampir dua dekade di berbagai satuan kepolisian. Putra kelahiran Kota Singkawang, Kalimantan Barat, ini dikenal memiliki perpaduan pengalaman operasional, kemampuan manajerial, dan latar belakang akademik yang kuat.
Perwira kelahiran 26 November 1983 itu resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Malinau setelah sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Utara.
AKBP Anton merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005. Sejak awal kariernya, ia telah mengemban berbagai tugas di fungsi lalu lintas maupun kewilayahan.
Kariernya dimulai sebagai Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (Ka SPK), kemudian bertugas sebagai Kanit Patroli, KBO Lantas, hingga Kanit Regident. Pengalaman tersebut membawanya dipercaya menduduki jabatan Kapolsek Tomohon Selatan pada 2010.
Setelah itu, kariernya terus berkembang. Ia pernah menjabat Kasat Lantas Polres Singkawang, Kasat Lantas Polres Sintang, Kapolsek Pontianak Selatan, Kasidikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Kalbar, Wakapolres Mempawah, Wakapolres Ketapang, hingga mengemban sejumlah jabatan strategis di Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Utara, termasuk Kasubdit Kamsel, Kasubdit Regident, dan Kasubdit Gakkum.
Selain pengalaman di lapangan, AKBP Anton juga dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan kompetensi. Ia mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan kepolisian, seperti Dikjab Kasat Lantas, pendidikan penyidik tindak pidana kecelakaan lalu lintas, pelatihan assessor tingkat Mabes Polri, hingga pelatihan di Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC).
Pada 2023, ia menyelesaikan Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri, salah satu jenjang pendidikan yang dipersiapkan bagi calon pemimpin di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Di bidang akademik, AKBP Anton juga mencatat prestasi yang membanggakan. Setelah meraih gelar Sarjana Hukum dan menyelesaikan pendidikan di STIK-PTIK, ia melanjutkan studi magister di Universitas Tanjungpura. Pada 2025, ia berhasil meraih gelar doktor (S3) dari universitas yang sama.
Perjalanan akademik tersebut menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sebagai seorang pemimpin sekaligus aparat penegak hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dedikasinya selama bertugas juga mendapat apresiasi dari institusi. Ia menerima Satyalancana Pengabdian 8 Tahun pada 2018, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2023, serta Satyalancana Ksatria Bhayangkara pada 2025. Selain itu, ia juga memperoleh sejumlah piagam penghargaan dari Gubernur Kalimantan Barat dan pimpinan kepolisian atas kinerjanya.
Mengawali kepemimpinannya di Polres Malinau, AKBP Anton menegaskan akan melakukan audit kesehatan organisasi sebagai langkah awal untuk memetakan capaian kinerja dan memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Untuk kedatangan saya pertama ini, kita melakukan audit atau uji kesehatan organisasi. Nanti kita lihat pencapaian kinerja, kita cari celah-celah yang masih kurang, kemudian kita optimalkan, termasuk berbagai atensi dari Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda yang akan kita tindak lanjuti,” ujar AKBP Anton usai prosesi penyambutan di Mako Polres Malinau, Senin (3/8).
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malinau, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan tersebut.
Dengan pengalaman yang panjang di berbagai daerah penugasan dan bekal pendidikan hingga jenjang doktor, serta latar belakang sebagai putra Dayak Kalimantan, AKBP Dr. M. Anton Satriadi diharapkan mampu membawa Polres Malinau semakin profesional, humanis, dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Malinau. (*ntl)







