Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK, Wagub Tekankan Mutu dan Keselamatan Pasien

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat membuka Survei Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK di Ruang Pertemuan Lantai 6 RSUD dr. H. Jusuf SK, Senin (28/9).

TERASKALTARA.ID, TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien dalam pelaksanaan Survei Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan.

Penegasan itu disampaikannya saat membuka Survei Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK di Ruang Pertemuan Lantai 6 RSUD dr. H. Jusuf SK, Senin (28/9).

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong mengapresiasi pelaksanaan survei akreditasi yang dinilai menjadi momentum penting untuk melihat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik daerah tersebut.

Menurutnya, rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Rumah sakit harus memberikan pelayanan yang bermutu, aman, dan mengutamakan keselamatan pasien,” kata Ingkong.

Ia menegaskan, akreditasi tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif atau sekadar mengejar sertifikat. Lebih dari itu, akreditasi merupakan bagian dari komitmen moral dan profesional untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik.

Ingkong mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus mendorong fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, agar mampu memenuhi standar pelayanan yang semakin baik.

Tantangan pelayanan kesehatan ke depan, lanjutnya, juga akan semakin kompleks. Karena itu, pembenahan manajemen, peningkatan kompetensi dokter, perawat, bidan, tenaga penunjang, hingga pemenuhan fasilitas kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Kepada tim surveior, Ingkong menyampaikan selamat datang di Kaltara, khususnya di RSUD dr. H. Jusuf SK. Ia berharap tim dapat memberikan penilaian secara objektif sekaligus masukan yang konstruktif untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan.

“Silakan berikan masukan dan arahan yang membangun. Itu penting untuk perbaikan pelayanan kami ke depan,” ujarnya.

Sementara kepada jajaran direksi dan seluruh civitas hospitalia RSUD dr. H. Jusuf SK, Ingkong meminta agar seluruh proses survei diikuti secara terbuka, kooperatif, dan transparan.

“Tunjukkan komitmen yang selama ini sudah dibangun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Survei akreditasi tersebut dipimpin Ketua Tim Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP), dr. Raden Gunawan Effendi, Sp.M., S.H., M.M., M.A.R.S., M.H., C.M.C., C.H.C.M., FISQua, bersama anggota dr. Mauritz Silalahi, Sp.P(K)., FISR., M.A.R.S. dan Farisia Madina, S.Kp., M.M., FISQua. (dkisp)

Pos terkait