TERASKALTARA.ID, MALINAU – Dua dekade pengabdian di dunia pendidikan menjadi perjalanan panjang bagi Paulus. Berbagai pengalaman telah dilaluinya, termasuk ketika mengabdi di wilayah pedalaman Long Adiu selama tiga tahun.
Atas dedikasi tersebut, Paulus menerima tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya kategori 20 tahun dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Malinau.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Malinau Wempi W. Mawa selaku inspektur upacara kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang telah memenuhi syarat menerima tanda kehormatan maupun kenaikan pangkat pengabdian.
Bagi Paulus, penghargaan tersebut menjadi momen yang penuh rasa syukur setelah melewati perjalanan panjang sebagai seorang pendidik.
“Saya merasa bersyukur kepada Tuhan atas pimpinan-Nya sehingga pada hari ini saya dapat penghargaan, sudah dapat melewati 20 tahun melaksanakan tugas,” ujar Paulus saat diwawancarai usai menerima penghargaan.
Saat ini, Paulus dipercaya sebagai Kepala SDN 002 Malinau Barat. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia pernah mendapat amanah memimpin sekolah di Long Adiu.
Selama kurang lebih tiga tahun bertugas di wilayah tersebut, Paulus merasakan langsung tantangan dalam memberikan pelayanan pendidikan di daerah yang memiliki keterbatasan akses.
Pengalaman mengabdi di pedalaman menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya. Pada 2019, Paulus kemudian kembali ditugaskan di wilayah Malinau Barat dan terus melanjutkan pengabdiannya di dunia pendidikan hingga saat ini.
Menurutnya, perjalanan selama 20 tahun bukan hanya tentang masa kerja, tetapi juga kesempatan untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui pendidikan.
Karena itu, penghargaan Satyalencana Karya Satya yang diterimanya menjadi penyemangat untuk terus berbuat bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Malinau.
Paulus berharap dunia pendidikan di Kabupaten Malinau dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat, termasuk bagi anak-anak yang berada di wilayah pedalaman.
“Kami tetap berupaya dunia pendidikan di Kabupaten Malinau ini mudah-mudahan ke depan semakin baik lagi,” tuturnya.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda perjalanan dua dekade Paulus sebagai abdi negara. Dari pedalaman Long Adiu hingga Malinau Barat, pengabdiannya menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan bagi generasi penerus di Kabupaten Malinau. (*ntl)






