TERASKALTARA.ID, MALINAU – Tantangan geografis di kawasan perbatasan Apau Kayan tidak menyurutkan peran guru dalam mendidik dan membentuk generasi muda. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus saat menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Guru Sedunia di Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan, Senin (5/10/2026) pagi.
Upacara tersebut diikuti siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA se-Long Ampung. Kegiatan berlangsung khidmat dengan momentum peringatan Hari Guru Sedunia sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi para pendidik yang bertugas di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Dalam amanatnya, Ernes menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang selama ini menjalankan tugas mendidik anak-anak di wilayah Apau Kayan. Menurutnya, keberadaan guru memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak di wilayah perbatasan tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak.
“Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam mencerdaskan generasi bangsa. Terlebih bagi guru yang bertugas di wilayah seperti Apau Kayan, dengan tantangan geografis yang tidak mudah,” ujar Ernes.
Ia menilai guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan mempersiapkan generasi muda Malinau menghadapi masa depan.
“Guru bukan hanya mendidik, tetapi juga membentuk karakter dan menyiapkan sumber daya manusia Malinau yang unggul,” katanya.
Menurut Ernes, tantangan geografis yang dihadapi wilayah Apau Kayan menjadi salah satu alasan pentingnya dukungan terhadap sektor pendidikan. Pemerintah daerah, kata dia, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh wilayah Kabupaten Malinau.
“Pemerintah Kabupaten Malinau terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru, termasuk bagi mereka yang mengabdi di kawasan Apau Kayan,” tuturnya.
Peringatan Hari Guru Sedunia di Long Ampung diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat penghargaan terhadap guru yang menjalankan tugas di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.
Dedikasi para guru di wilayah perbatasan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan sekaligus membangun sumber daya manusia Malinau yang unggul dan berkarakter.







