TERASKALTARA.ID, MALINAU – Status Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ke-10 membuat persiapan dilakukan lebih serius. Salah satunya melalui pelaksanaan Training Center (TC) yang menjadi ajang seleksi dan pemantapan peserta untuk memperkuat kafilah daerah.
Ketua LPTQ Kabupaten Malinau, Kamran Daik, mengatakan peserta yang mengikuti TC merupakan hasil seleksi MTQ tingkat kabupaten yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Namun, tidak seluruh peserta otomatis menjadi anggota kafilah.
Mereka masih harus menjalani pembinaan dan evaluasi dari para pelatih untuk menentukan siapa yang dinilai paling siap mewakili Malinau pada MTQ tingkat provinsi.
“Peserta yang mengikuti Training Center ini akan dipersiapkan untuk melanjutkan ke MTQ tingkat provinsi apabila dinyatakan lolos oleh para pelatih pada seluruh cabang yang dilombakan,” ujarnya saat membuka TC, Jumat (5/6).
Menurut Kamran, proses tersebut diperlukan agar Kabupaten Malinau dapat menurunkan peserta terbaik di setiap cabang perlombaan. Terlebih, Malinau akan menjadi tuan rumah MTQ Kaltara yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 2 Juli 2026.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti pembinaan dengan disiplin dan sungguh-sungguh. Selain meningkatkan kemampuan teknis, TC juga menjadi sarana untuk memperkuat mental bertanding dan rasa percaya diri peserta.
Sebagai tuan rumah, Kamran berharap Malinau tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan.
“Meskipun umat Islam di Kabupaten Malinau merupakan kelompok minoritas, saya berharap para peserta dapat membuktikan kemampuan dan meraih prestasi terbaik bagi daerah,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malinau menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk tampil maksimal. Karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kualitas diri.
Melalui Training Center tersebut, LPTQ Malinau berharap dapat membentuk kafilah yang benar-benar siap bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Utara, sekaligus membawa prestasi saat tampil di hadapan masyarakat sendiri sebagai tuan rumah MTQ Kaltara ke-10. (*st)






