Jelang Irau ke-12, Pemkab Malinau Finalisasi Logo dan Jadwal Kegiatan, Kearifan Lokal Jadi Fokus Utama

ernes-silvanus-irau-ke-12.jpeg
Kwt Foto: Sekda Ernes saat memimpin finalisasi persiapan HUT ke-27 dan Irau ke-12 Kabupaten Malinau.

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau dan Festival Budaya Irau ke-12 tahun 2026.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar rapat finalisasi persiapan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau, Dr. Ernes Silvanus. Pembahasan mencakup finalisasi logo HUT ke-27 dan Irau ke-12, pemantapan jadwal kegiatan, serta kesiapan berbagai pihak yang akan terlibat dalam perayaan tersebut.

Ernes mengatakan, finalisasi logo menjadi bagian penting untuk memastikan identitas visual perayaan tetap mencerminkan kearifan lokal dan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Malinau.

Menurutnya, tema Malinau dalam Kebinekaan Berkarya tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menggambarkan semangat masyarakat dalam menjaga keberagaman sekaligus mendorong inovasi dengan memanfaatkan potensi daerah.

“Intinya, kita ingin memastikan semuanya sesuai dengan kearifan lokal. Dari tema Malinau dalam Kebinekaan Berkarya, kita berinovasi dan memanfaatkan potensi daerah,” ujar Ernes usai memimpin rapat finalisasi persiapan, Jumat (9/10/).

Selain finalisasi logo, Pemkab Malinau juga memantapkan jadwal kegiatan selama satu minggu pelaksanaan Irau. Pemantapan tersebut bertujuan memberikan kepastian kepada setiap etnis dan paguyuban agar dapat mempersiapkan penampilan maupun kegiatan masing-masing secara optimal.

Ernes menegaskan, seluruh pihak yang terlibat diharapkan mulai bergerak dan menindaklanjuti persiapan sesuai dengan bidang tugasnya.

“Jadwal kegiatan kita pastikan kembali supaya masing-masing etnis dan paguyuban bisa lebih siap. Mulai hari ini, semuanya sudah bisa bergerak,” katanya.

Di samping persiapan kegiatan budaya, Pemkab Malinau juga memberikan perhatian terhadap kesiapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang akan berpartisipasi dalam perayaan HUT ke-27 dan Irau ke-12.

Ernes menyampaikan, para asisten di lingkungan Pemkab Malinau telah diminta untuk mengoordinasikan dan mengendalikan bidang tugas masing-masing agar seluruh persiapan dapat berjalan sesuai rencana.

Namun, masih terdapat sejumlah catatan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait pendaftaran UMKM yang dinilai perlu dipercepat.

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Smart Government (SAGET). Karena itu, diperlukan dukungan dari perangkat daerah terkait untuk membantu para pelaku UMKM menyelesaikan proses pendaftaran.

“Terutama pendaftaran UMKM yang harus segera dipercepat karena dilakukan melalui SAGET atau Smart Government. Harapan saya, mereka bisa segera dibantu,” ungkapnya.

Menurut Ernes, keterlibatan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Irau. Selain memeriahkan perayaan, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk dan memanfaatkan peluang ekonomi selama berlangsungnya festival.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Malinau berharap peringatan HUT ke-27 dan Irau ke-12 tahun 2026 dapat berlangsung dengan baik, sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat keberagaman budaya, mengembangkan potensi daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (tk02)

Pos terkait