TERASKALTARA.ID, MAKASSAR – Keluarga Pelajar Mahasiswa Malinau (KPMM) Kota Makassar berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan fasilitas mahasiswa asal Malinau yang menempuh pendidikan di Kota Makassar.
Salah satu kebutuhan yang disampaikan mahasiswa adalah keberadaan sekretariat sekaligus asrama daerah. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi mahasiswa sekaligus tempat tinggal yang aman bagi mahasiswa yang mengalami keterbatasan ekonomi.
Dendi Andrian, mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Patria Artha angkatan 2022, mengatakan keberadaan sekretariat dan asrama menjadi kebutuhan yang telah cukup lama disampaikan oleh mahasiswa Malinau di Makassar.
“Kebutuhan utama ya kak sebenarnya wadah silaturahmi bagi kami mahasiswa dari Malinau. Ada beberapa mahasiswa juga yang kurang mampu, masalah fasilitas tempat tinggal sampai terhambat perkuliahan. Intinya poin utama rumah aman buat teman-teman mahasiswa Malinau yang kuliah di Makassar,” ujar Dendi, Senin (21/9).
Menurutnya, fasilitas tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul mahasiswa, tetapi juga dapat menjadi pusat koordinasi dan ruang bersama bagi mahasiswa Malinau yang berada di Makassar.
Dendi menyebutkan, aspirasi mengenai fasilitas mahasiswa tersebut telah disampaikan kepada Pemkab Malinau. Bahkan, pembahasan mengenai kebutuhan tersebut telah dilakukan sejak 2025.
“Iyaa kak. Pada tanggal 27 April 2025 dan pada saat itu, Pemkab menyuruh membuat proposal dan belum ada jawaban sampai pada saat ini,” katanya.
Selanjutnya, pada Juni 2026, KPMM Kota Makassar kembali mengajukan permohonan secara administratif terkait pengadaan sekretariat bagi mahasiswa Malinau.
“Bulan Juni 2026 itu kami sudah mengajukan permohonan pengadaan sekretariat untuk teman-teman mahasiswa Malinau dan kami sempat follow up. Responsnya menunggu tindak lanjut Bapak Bupati sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” jelasnya.
Ia mengatakan, kebutuhan akan tempat tinggal menjadi salah satu persoalan yang dirasakan sebagian mahasiswa Malinau di Makassar, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Artinya ada mahasiswa yang kurang mampu dan juga belum dapat Desa Sarjana,” ujarnya.
Karena itu, Mahasiswa Malinau di Kota Makassar berharap aspirasi mengenai keberadaan sekretariat dan asrama dapat menjadi perhatian pemerintah daerah. Fasilitas tersebut dinilai dapat membantu mahasiswa menjalani aktivitas perkuliahan sekaligus memperkuat hubungan antarmahasiswa asal Malinau di Makassar.
Bagi mahasiswa, keberadaan rumah bersama juga diharapkan dapat menjadi ruang untuk saling membantu selama menjalani pendidikan di luar daerah, terutama bagi mahasiswa yang belum memiliki dukungan tempat tinggal yang memadai. (*TK02)






