TERASKALTARA.ID, MALINAU – Semarak final Piala Dunia 2026 terasa hingga ke Kabupaten Malinau. Ratusan masyarakat memadati kawasan Panggung Padan Liu Burung untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan final antara Spanyol melawan Argentina, Minggu (19/7) dini hari.
Sejak pukul 03.00 WITA, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan. Mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga orang tua tampak antusias menyaksikan laga puncak sepak bola dunia tersebut bersama-sama. Kegiatan nobar yang dipusatkan di jantung kawasan pemerintahan Kabupaten Malinau ini digelar sebagai upaya merajut kebersamaan masyarakat melalui olahraga sepak bola sekaligus memeriahkan semarak Piala Dunia 2026.
Tak hanya menyajikan keseruan pertandingan, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM lokal yang menyediakan berbagai makanan dan camilan bagi masyarakat yang hadir. Suasana semakin meriah dengan digelarnya undian doorprize dengan beragam hadiah menarik, mulai dari kulkas dua pintu sebagai hadiah utama, mesin cuci, tas rotan, hingga sejumlah hadiah lainnya yang berasal dari partisipasi masyarakat dan berbagai pihak.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, yang turut hadir dan menyaksikan pertandingan bersama masyarakat mengaku bangga melihat antusiasme warga yang memadati Panggung Padan Liu Burung.
“Pagi ini kita di seluruh dunia sama-sama menyaksikan pertandingan final Piala Dunia tahun 2026 antara Spanyol dan Argentina. Luar biasa,” ujarnya saat diwawancarai usai Nobar Pildun.
Ia mengatakan, pertandingan yang berlangsung sengit tersebut akhirnya dimenangkan oleh Spanyol yang tampil solid dan mampu mengorganisir permainan dengan baik hingga berhasil menembus pertahanan Argentina.
“Pada akhirnya sampai ke puncak juara adalah Spanyol. Walaupun Argentina juga berusaha maksimal, tetapi ternyata keberuntungan berpihak kepada Spanyol yang luar biasa dalam menyatukan tim dan mengorganisir serangan-serangan ke jantung pertahanan Argentina. Sekali lagi, selamat kepada tim Argentina yang juga sudah masuk final dan selamat serta sukses kepada Spanyol yang menjadi juara Piala Dunia tahun 2026,” katanya.
Wempi menambahkan, kegiatan nobar ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat Malinau. Tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu tanpa memandang usia maupun latar belakang.
Untuk menambah kemeriahan acara, Pemerintah Kabupaten Malinau bersama sejumlah pihak juga menyediakan berbagai hadiah doorprize bagi masyarakat yang hadir.
“Untuk mengembirakan masyarakat, ada beberapa doorprize yang disiapkan, termasuk dari beberapa masyarakat yang ikut berpartisipasi karena euforia dan semangat nonton bareng Piala Dunia yang dilakukan di Padan Liu Burung, pusat pemerintahan Kabupaten Malinau. Luar biasa antusias masyarakatnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan nobar ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap semangat sportivitas dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam ajang Piala Dunia dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (*st)






