TERASKALTARA.ID, MALINAU – Upaya membuka keterisolasian wilayah perbatasan kembali digencarkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 yang resmi dimulai di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Rabu (22/4/2026).
Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Kamran Daik.
Program TMMD yang digelar oleh Kodim 0910/Malinau ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses dan infrastruktur.
“TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kemandirian masyarakat,” ujar Kamran Daik dalam sambutannya.
Selama pelaksanaan yang berlangsung dari 22 April hingga 21 Mei 2026, sebanyak 150 personel diterjunkan untuk mengerjakan berbagai program fisik dan non-fisik, dengan dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Malinau.
Untuk kegiatan fisik, TMMD akan fokus pada pembangunan jalan desa, jembatan, rumah singgah, hingga fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses transportasi yang selama ini menjadi kendala utama masyarakat di Desa Luso.
Sementara itu, kegiatan non-fisik juga menjadi perhatian serius. Berbagai penyuluhan akan diberikan kepada masyarakat, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga bahaya narkoba.
Program TMMD ini dirancang tidak hanya untuk menjawab tantangan geografis, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, termasuk aspek sosial dan ekonomi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akses antarwilayah semakin terbuka, fasilitas umum semakin memadai, serta tumbuh kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Malinau juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan kegiatan, sebagai kunci keberhasilan program sekaligus wujud kebersamaan dalam membangun daerah.
Dengan semangat kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, TMMD ke-128 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Malinau yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, khususnya di wilayah perbatasan.




