TERASKALTARA.ID, TANA TIDUNG — Perjalanan penumpang bus DAMRI rute Malinau menuju TJS mendadak terganggu setelah sistem pendingin udara (AC) pada armada utama rusak di tengah perjalanan, Selasa (28/4). Kondisi kabin yang panas memaksa sopir menghentikan laju kendaraan dan meminta pergantian unit demi kenyamanan penumpang.
Sopir DAMRI, Rudiansyah, menjelaskan gangguan terjadi saat bus melintas di Jalan Padat Karya arah Bundaran KTT. AC yang tiba-tiba tidak berfungsi membuat suhu di dalam kabin meningkat drastis.
“AC putus, jadi tidak bisa digunakan. Kalau tidak pakai AC, kondisi di dalam bus sangat panas, jadi harus diganti,” ujar Rudiansyah saat dikonfirmasi di lokasi.
Bus tersebut diketahui berangkat dari Malinau sekitar pukul 09.00 WITA dan tiba di kawasan KTT sekitar pukul 11.00 WITA. Namun, perjalanan terpaksa dihentikan sekitar pukul 11.50 WITA setelah kondisi di dalam bus dinilai tidak lagi nyaman bagi penumpang.
Menindaklanjuti situasi itu, pihak DAMRI segera mengirimkan armada pengganti dari KTT menuju titik pemberhentian. Sekitar pukul 12.16 WITA, bus pengganti tiba dan langsung dilakukan proses pemindahan sekitar 16 penumpang.
Meski armada pengganti berukuran lebih kecil, langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari penumpang karena perjalanan dapat segera dilanjutkan tanpa menunggu terlalu lama.
“Yang penting kami bisa lanjut perjalanan, tidak terlalu lama menunggu juga,” ungkap salah satu penumpang.
Pergantian armada ini menjadi bentuk respons cepat DAMRI dalam menjaga kualitas layanan, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga meski terjadi kendala teknis di lapangan.




