TERASKALTARA.ID, MALINAU – Gereja Katolik Paroki Santo Lukas Apau Kayan Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Malinau, resmi diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, yang mewakili Bupati Malinau, Sabtu (3/10).
Peresmian tersebut menjadi momen penting bagi umat Katolik di wilayah Apau Kayan. Selain menandai selesainya pembangunan rumah ibadah, keberadaan gereja diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
Kedatangan Sekda Ernes bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) disambut dengan tradisi adat Kenyah. Penyambutan tersebut menjadi bagian dari penghormatan masyarakat setempat kepada para tamu yang hadir dalam peresmian gereja.
Sekda Ernes mewakili Pemerintah Kabupaten Malinau menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh umat Katolik atas selesainya pembangunan Gereja Santo Lukas.
Menurutnya, gereja tidak semata-mata menjadi tempat umat menjalankan ibadah, tetapi juga diharapkan dapat menjadi ruang untuk membangun hubungan sosial dan mempererat kebersamaan masyarakat.
“Gereja diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk beribadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ujar Ernes.
Ia mengatakan, nilai-nilai persaudaraan dan kepedulian tersebut penting untuk terus dirawat dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Malinau yang memiliki keberagaman suku, agama dan budaya.
Karena itu, Pemkab Malinau menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi, sekaligus mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Keberagaman yang ada merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Malinau yang harus terus dijaga melalui kerukunan, toleransi dan semangat gotong royong,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Ernes juga menyampaikan apresiasi kepada para pastor, panitia pembangunan, tokoh masyarakat, umat Katolik serta para donatur yang telah memberikan dukungan dan bergotong royong dalam proses pembangunan gereja.
Menurutnya, selesainya pembangunan Gereja Santo Lukas merupakan hasil dari kerja bersama berbagai pihak. Dukungan tersebut menjadi bagian penting hingga gereja dapat berdiri dan akhirnya diresmikan.
Dengan diresmikannya Gereja Katolik Paroki Santo Lukas Apau Kayan Long Ampung, pemerintah daerah berharap rumah ibadah tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan iman umat sekaligus ruang untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan masyarakat.
Keberadaan gereja juga diharapkan semakin memperkuat keharmonisan kehidupan sosial masyarakat di wilayah Apau Kayan, sehingga semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. (tko2)







