Dishub Malinau Siapkan Penataan Pelabuhan Untuk Tingkatkan Pelayanan Publik, Pelabuhan Speed dan Kelapis Jadi Prioritas

penataan-pelabuhan-malinau.jpg
ILUSTRASI: Suasana Pelabuhan Speadboot Malinau ramai penumpang.

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi melalui penataan infrastruktur dan fasilitas pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan guna menciptakan sarana transportasi sungai yang lebih aman, nyaman, dan tertata bagi masyarakat maupun pengguna jasa pelabuhan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malinau saat ini tengah melakukan pemetaan kondisi infrastruktur pada sejumlah pelabuhan, termasuk Pelabuhan Speed Malinau dan Pelabuhan Kelapis. Pemetaan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan sarana tambatan kapal serta akses keluar masuk pelabuhan yang masih memerlukan penanganan teknis.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, Aji Widodo, mengatakan inventarisasi fasilitas pelabuhan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana pendukung dapat berfungsi secara optimal dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat.

“Banyak hal yang harus kami benahi dalam rangka peningkatan pelayanan di pelabuhan. Kondisi saat ini memang belum memadai, terutama terkait pemenuhan sarana tambatan dan fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya, Selasa (21/7).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) yang akan mengatur pengelolaan infrastruktur pelabuhan di Kabupaten Malinau. Regulasi tersebut nantinya mengakomodasi tata kelola parkir kendaraan hingga sistem pungutan retribusi jasa layanan pelabuhan.

Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut diharapkan dapat menciptakan arus lalu lintas kendaraan yang lebih tertib serta meningkatkan kualitas pelayanan di kawasan pelabuhan.

Selain Pelabuhan Speed Malinau, Dishub juga memberikan perhatian terhadap optimalisasi fungsi Pelabuhan Kelapis yang masih menghadapi sejumlah kendala teknis, salah satunya belum tersedianya gerbang akses atau gate sebagai fasilitas pendukung operasional.

“Termasuk di Kelapis, karena ada beberapa fasilitas yang belum tersedia seperti gate dan hal lainnya,” katanya.

Dalam pengembangan fasilitas pelabuhan, Dishub memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti perbaikan sanitasi, penyediaan air bersih, serta penataan kawasan pelabuhan agar lebih nyaman bagi pengguna jasa transportasi sungai.

Tak hanya itu, Dishub Malinau juga mengagendakan pemasangan rambu lalu lintas darat di sejumlah titik yang dinilai rawan, terutama di kawasan permukiman yang berdekatan dengan jalur transportasi.

Upaya pembenahan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang lebih baik serta mendukung mobilitas masyarakat di Kabupaten Malinau. (*st)

Pos terkait