Ditinggal Bertugas, Rumah di Sempayang Malinau Dilalap Api Hingga Harta Benda Tak Terselamatkan

kebakaran-rumah-di-sempayang.jpg.
Damkar Malinau saat menangani kebarakan rumah di sempayang, Malinau.

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah warga di Desa Sempayang RT 03, Kecamatan Malinau Barat, Selasa (16/6) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh harta benda di dalam rumah dilaporkan tidak sempat diselamatkan.

Rumah yang terbakar diketahui milik Alfontoni, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malinau. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang melaksanakan tugas piket jaga, sementara anggota keluarganya sedang berada di luar kota.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Tjito Widjaja, melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran, Rury Ahmad Sururie mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.45 Wita dari seorang warga bernama Francisco.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 20.48 Wita dan tiba sekitar 11 menit kemudian, tepatnya pukul 20.59 Wita. Saat petugas tiba, api telah membakar sebagian bangunan rumah.

“Sebelum petugas datang, warga sekitar sempat melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api semakin membesar,” kata Rury saat diwawancarai, Rabu (17/6).

Petugas kemudian melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 21.25 Wita.

Berdasarkan keterangan sementara warga, sumber api diduga berasal dari bagian belakang rumah. Namun hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Rury menjelaskan rumah tersebut dihuni enam orang, namun saat kejadian seluruh penghuni sedang tidak berada di rumah. Kondisi itu membuat tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar karena harta benda di dalam rumah tidak sempat dievakuasi. Kebakaran juga menimbulkan kepanikan dan ketakutan bagi warga sekitar yang berupaya membantu proses penanganan awal.

Dalam operasi pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau mengerahkan personel dari sektor Kota, Utara, dan Barat. Sejumlah armada turut diterjunkan, antara lain unit tembak pemadam, mobil rescue, mobil komando, serta mobil suplai air.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara menyeluruh, lokasi kejadian dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (*st)

Pos terkait