TERASKALTARA.ID, MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan lima arena perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara telah siap digunakan. Menjelang pembukaan ajang syiar Islam tingkat provinsi tersebut, berbagai persiapan terus dimatangkan untuk menyambut lebih dari 438 peserta dan official dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, mengatakan kesiapan seluruh venue telah mencapai lebih dari 90 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum rangkaian kegiatan dimulai. Peninjauan langsung ke seluruh arena juga telah dilakukan bersama panitia guna memastikan seluruh fasilitas dapat berfungsi dengan baik.
“Kami ingin saat kontingen datang, semua venue sudah siap digunakan sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar sesuai jadwal,” katanya.
Lima arena yang disiapkan tersebar di beberapa titik strategis di Kabupaten Malinau sesuai dengan cabang yang diperlombakan. Arena utama berada di Panggung Padan Liu Burung yang akan menjadi lokasi pembukaan dan penutupan MTQ sekaligus tempat pelaksanaan cabang Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, dan Qira’at Al-Qur’an.
Sementara itu, Masjid Agung Darul Jalal ditetapkan sebagai Arena 2 yang akan menjadi lokasi perlombaan cabang Tahfidz Al-Qur’an dan Tafsir Al-Qur’an. Arena 3 berada di Ruang Laga Feratu Lantai 3 Kantor Bupati Malinau untuk cabang Syarhil Al-Qur’an dan Fahmil Al-Qur’an.
Adapun Bandiklat BKPP difungsikan sebagai Arena 4 yang menjadi lokasi cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, sekaligus pusat registrasi peserta dan sekretariat panitia. Sedangkan GOR Bola Voli Malinau menjadi Arena 5 yang digunakan untuk cabang Khattil Al-Qur’an atau kaligrafi.
Berdasarkan data sementara, MTQ ke-X Provinsi Kalimantan Utara akan diikuti sedikitnya 438 peserta dan official dari lima kabupaten/kota. Kafilah Kabupaten Bulungan diperkirakan menjadi yang terbanyak bersama tuan rumah Malinau dengan masing-masing 102 orang, disusul Kabupaten Nunukan sebanyak 87 orang, Kota Tarakan 81 orang, serta Kabupaten Tana Tidung sebanyak 66 orang.
Pemerintah Kabupaten Malinau tidak hanya mempersiapkan arena perlombaan, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung guna memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, dewan hakim, official, dan tamu undangan selama pelaksanaan MTQ berlangsung.
Selain menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, MTQ ke-X Provinsi Kalimantan Utara juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kepada para tamu yang datang ke Malinau.
Pemerintah Kabupaten Malinau berencana mengenalkan berbagai destinasi wisata, kekayaan kuliner lokal, hingga produk unggulan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Kita ingin seluruh peserta yang datang ke Malinau mendapatkan kesan yang baik. Selain mengikuti MTQ, mereka juga dapat mengenal potensi daerah kita, baik wisata, kuliner maupun produk unggulan masyarakat,” kata Jakaria beberapa waktu lalu.
Dengan seluruh persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Malinau optimistis pelaksanaan MTQ ke-X Provinsi Kalimantan Utara dapat berlangsung sukses, tertib, sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir. *(st)






