Pemkab Malinau Siapkan 40 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid, Seluruhnya dari Peternak Lokal

hewan-kurban-malinau-2026.jpg
Bidang Peternakaan, Distan Malianu saat melakukan pemeriksaan kesehatan sapi kurban.

TERASKALTARA.ID, MALINAU  – Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan pelaksanaan distribusi hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah berjalan merata hingga ke wilayah pelosok. Melalui dukungan hibah daerah kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Malinau, sebanyak 40 ekor sapi kurban disiapkan untuk disalurkan ke masjid-masjid di berbagai wilayah Kabupaten Malinau.

Persiapan pelaksanaan Iduladha 2026 itu mulai dibahas lebih awal bersama PHBI sebagai bagian dari langkah pemerintah daerah memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan hari besar keagamaan dapat terpenuhi dengan baik.

Wakil Bupati Malinau Jakaria mengatakan, pemerintah daerah setiap tahun rutin mengalokasikan dana hibah untuk mendukung kegiatan PHBI, termasuk pelaksanaan kurban.

“Di mana seperti biasa, pemerintah daerah mengalokasikan dana hibah setiap tahun untuk PHBI. Sementara ini untuk jumlah dan hewan kurbannya telah dibahas bersama PHBI,” kata Jakaria.

Menurutnya, evaluasi distribusi tahun sebelumnya menjadi perhatian agar penyaluran hewan kurban tahun ini lebih tepat sasaran dan tidak ada lagi masjid yang belum mendapatkan alokasi bantuan.

Pemerintah Kabupaten Malinau juga terus melakukan koordinasi dengan pengurus masjid di wilayah perkotaan hingga pedalaman untuk memetakan kebutuhan kurban serta mengantisipasi kendala teknis di lapangan.

“Untuk jumlahnya masih dibahas. Karena harga kurban terutama sapi juga itu ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Nanti untuk kepastiannya disampaikan PHBI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PHBI Kabupaten Malinau Dedi Heriyanto menyampaikan, sekitar 40 masjid akan menerima bantuan hewan kurban tahun ini, termasuk wilayah Malinau Selatan yang sebelumnya sempat mengalami kekurangan distribusi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, panitia menyiapkan sebanyak 40 ekor sapi yang seluruhnya dipasok oleh peternak lokal Malinau tanpa mendatangkan pasokan dari luar daerah.

“Setelah kami periksa ketersediaan lokal, ternyata sapi lokal kita cukup. Jadi seluruh pengadaan sapi kurban kita nanti insyaallah sepenuhnya lokal dari peternak Malinau,” ujar Dedi , Senin (18/5).

Menurutnya, pengadaan hewan kurban dari peternak lokal menjadi bentuk komitmen pemberdayaan peternak daerah sekaligus memastikan ketersediaan ternak di Malinau tetap aman menjelang Iduladha.

Sebagai bentuk komitmen pengadaan, panitia juga telah menyalurkan uang muka atau DP kepada para peternak lokal yang mengelola sapi kurban tersebut.

Adapun anggaran pengadaan sapi kurban tahun ini berkisar Rp23 juta hingga Rp25 juta per ekor, menyesuaikan kenaikan harga ternak dibanding tahun sebelumnya.

Selain pengadaan utama dari hibah daerah, nantinya juga akan terdapat tambahan bantuan sapi kurban dari jajaran Pemerintah Kabupaten Malinau serta bantuan dari Pemerintah RI.

Untuk memastikan kualitas daging aman dikonsumsi masyarakat, PHBI juga bekerja sama dengan Dinas Peternakan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum maupun sesudah pemotongan.

“PHBI bekerja sama dengan Dinas Peternakan untuk melakukan pengecekan kelayakan sapi guna memastikan daging kurban sehat dan layak konsumsi,” jelasnya.

Sesuai agenda, penyerahan hewan kurban secara simbolis akan dipusatkan di Masjid Agung Malinau pada H-1 Iduladha, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Pawai Takbiran kendaraan pada malam menjelang hari raya.

Pos terkait