Penyesuaian Belanja Modal OPD Dilakukan, Sekda Ernes Pastikan Infrastruktur Tetap Berkualitas

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau melakukan langkah strategis dengan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyesuaikan standar belanja modal agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan optimal di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak dan material konstruksi.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap perubahan kondisi ekonomi dan harga pasar yang dinilai sudah tidak sesuai dengan standar harga yang digunakan sebelumnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menegaskan bahwa penyesuaian standar belanja modal penting dilakukan guna menjaga kualitas pembangunan fisik dan pengadaan barang jasa di daerah.

Menurutnya, apabila penyesuaian tidak segera dilakukan, maka dikhawatirkan akan berdampak pada pelaksanaan proyek serta minat pihak ketiga dalam mengikuti proses pekerjaan pemerintah.

“Penyesuaian ini harus dilakukan karena kondisi saat ini sudah jauh berbeda dari standarisasi yang kita miliki. Kami sudah memanggil OPD-OPD yang memiliki belanja modal agar segera melakukan penyesuaian tersebut,” ujar Ernes, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut juga menjadi upaya pemerintah daerah dalam melindungi penyedia jasa konstruksi agar tidak mengalami kerugian akibat tingginya biaya operasional di lapangan.

Dengan adanya penyesuaian tersebut, Pemkab Malinau berharap proses lelang proyek tetap berjalan kompetitif dan mampu menarik minat kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan daerah.

“Pihak ketiga tentu akan enggan melaksanakan pekerjaan apabila nilainya tidak disesuaikan, karena mereka pasti memperhitungkan potensi kerugian,” katanya.

Penyesuaian standar belanja modal itu juga diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur strategis yang menghubungkan wilayah-wilayah di Kabupaten Malinau.

Pemda Malinau optimistis kebijakan tersebut akan membuat penggunaan anggaran lebih realistis, tepat sasaran, serta memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Pos terkait