TERASKALTARA.ID, MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mematangkan agenda pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Terpadu sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat dalam jangka panjang.
Rencana pembangunan tersebut dipusatkan di wilayah Kecamatan Malinau Utara dengan memanfaatkan sumber air pegunungan di kawasan Tanjung Lima. Sistem ini nantinya diproyeksikan menjadi penopang utama pelayanan air bersih bagi kawasan perkotaan dan wilayah penyangga di sekitarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan pembangunan SPAM Terpadu menjadi salah satu agenda penting pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan dasar kepada masyarakat.
Menurutnya, sistem baru tersebut dirancang berbeda dengan pelayanan air bersih yang ada saat ini. Jika selama ini sumber air baku masih mengandalkan air permukaan Sungai Sesayap, ke depan pemerintah berupaya memanfaatkan sumber air pegunungan yang dinilai lebih stabil dan aman.
“Kenapa kita ambil di Tanjung Lima? Karena sumber air di sana berbeda dan tidak terkait dengan aktivitas di bagian atasnya, sehingga lebih ideal untuk kebutuhan jangka panjang,” ujar Ernes, Senin (11/5).
Ia menjelaskan, penggunaan sumber air pegunungan juga dinilai lebih efisien dalam proses pengolahan dibanding air sungai yang kualitasnya semakin terpengaruh oleh aktivitas industri dan pertambangan di wilayah hilir.
Selama ini, tingginya penggunaan bahan kimia untuk pengolahan air Sungai Sesayap menjadi salah satu beban operasional terbesar Perumda Air Minum Apa Mening. Karena itu, pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Lima dipandang sebagai solusi konkret untuk menciptakan pelayanan air bersih yang lebih berkelanjutan.
“Kita rencanakan pembangunan ini dilakukan secara bertahap. Yang terpenting, sistem ini dipersiapkan untuk masa depan pelayanan air bersih di Malinau,” katanya.
Pemkab Malinau menilai kawasan Tanjung Lima sangat potensial karena memiliki sumber air mandiri dan tidak terdampak langsung oleh aktivitas pengembangan energi maupun gangguan di aliran sungai utama lainnya.
Pemerintah Malinau menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi prioritas pembangunan daerah, baik untuk mendukung kesehatan lingkungan, kenyamanan hunian, maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemkab Malinau juga memberi perhatian terhadap keberlanjutan operasional layanan melalui penyesuaian tarif yang rasional dan terukur agar pelayanan air bersih tetap optimal di masa mendatang.




