Prabowo Tinjau Museum Kesaktian Pancasila Usai direvitalisasi

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Rakaberkeliling di Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta, Kamis (1/10/2026). ANTARA/Prisca Triferna

TERASKALTARA.ID, JAKARTA,  01/10 (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto meninjau Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta, Kamis usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Dalam pantauan daring, Presiden bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pimpinan MPR/DPR/DPD serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih meninjau ke dalam museum untuk melihat foto dan diorama yang menggambarkan Peristiwa Gerakan 30 September 1965.

Selain menyempatkan diri untuk melihat foto-foto kejadian, Presiden juga melihat peta yang menggambarkan operasi TNI untuk merebut kembali Madiun dari pasukan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1948.

Tampak Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan penjelasan kepada Presiden saat mengelilingi museum yang telah direvitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan itu.

Setelah mengelilingi museum, Presiden kemudian meresmikan Museum Kesaktian Pancasila, yang sebelumnya memiliki nama Museum Pengkhianatan PKI.

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila,” katanya.

Sebelumnya, Presiden juga mengunjungi sumur Lubang Buaya yang menjadi lokasi ditemukannya jenazah tujuh Pahlawan Revolusi.

Presiden kemudian berhenti dan berdoa di sumur yang lokasi ditemukannya jenazah para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam Peristiwa Gerakan 30 September itu.

Usai mengunjungi sumur tua tersebut, Presiden kemudian mengunjungi tenda undangan dan bersalaman dengan para tamu undangan, termasuk sejumlah perwakilan negara sahabat.

Tidak hanya itu, Presiden juga menyempatkan diri berdialog dan bersalaman dengan para siswa yang hadir.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

 

(T.P014//B020/B020) 01-10-2026 09:13:45 – Politik – Jakarta

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor : Benardy Ferdiansyah

Pos terkait