Wamen PU: Sekolah Rakyat Buka Kesempatan Masyarakat Miskin Bersekolah

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Aji Cakti)

TERASKALTARA.ID, JAKARTA.  23/4 (ANTARA) – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyatakan program Sekolah Rakyat membuka kesempatan bagi masyarakat miskin untuk bisa bersekolah.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat, mereka yang desil satu (miskin ekstrem) dan desil dua (miskin) mendapatkan kesempatan untuk sekolah. Ini mendorong peningkatan akses pendidikan,” ujar Diana kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (22/4) malam.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah di bawah Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menargetkan pembangunan 97 titik Sekolah Rakyat tahap II dapat diselesaikan pada Juni 2026 melalui percepatan pekerjaan di berbagai daerah.

Dody mengatakan percepatan dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat digunakan pada tahun ajaran baru sesuai target pemerintah.

Ia menyebutkan progres pembangunan di lapangan masih bervariasi sehingga diperlukan konsolidasi harian, penguatan pengawasan, serta dukungan lintas unit di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Berdasarkan data Kementerian PU per 14 April 2026, sekitar 20 persen titik pembangunan telah mencapai progres 30–40 persen. Namun, masih terdapat sekitar empat titik yang belum memulai pekerjaan atau progresnya masih nol persen, serta sekitar 70 titik lainnya masih berada di bawah 30 persen.

Kondisi tersebut, kata Dody, mendorong percepatan kerja lapangan dengan melibatkan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Cipta Karya, dan Bina Marga.

(T.S044//A052/A052) 23-04-2026 05:59:06 – Kesra – Jakarta

Pewarta : Suharsana Aji Sasra J C
Editor : Abdul Hakim

Pos terkait