TERASKALTARA.ID, MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, melantik delapan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tebengang, Kantor Pemda Malinau, Rabu (06/05) pagi.
Dalam wawancaranya, Bupati Wempi menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diperoleh merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui para aparatur sipil negara.
“Pertama, saya ucapkan selamat kepada mereka. Karena setiap ASN pasti berjuang untuk mencapai karier terbaik. Mereka telah melalui proses seleksi secara terbuka hingga akhirnya hari ini diambil sumpah jabatannya,” ujarnya saat dimintai keterangan usai pelantikan, Rabu (6/5).
Wempi juga menyatakan keyakinannya bahwa para pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh komitmen dan integritas. Menurutnya, pengalaman yang dimiliki selama menjadi ASN menjadi modal penting dalam memimpin OPD masing-masing.
“Saya yakin dan percaya mereka mampu bekerja sesuai komitmen dan fakta integritas. Mereka bukan baru menjadi ASN, mereka sudah melewati berbagai tahapan dan pengalaman kepemimpinan,” katanya.
Adapun delapan pejabat yang dilantik yakni Yafta Lasung sebagai Kepala Dinas PUPR, Marten Dermawan sebagai Kepala Satpol PP, Tjito Widjaja sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Setim Ala sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Mekhendri sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan, Efanles sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Aji Widodo sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Lewi sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malinau.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan yang cepat, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyoroti bahwa keterbukaan informasi kini menjadi bagian penting dari pelayanan publik.
“Tantangan kita hari ini adalah bagaimana ASN mampu bekerja di tengah perubahan yang cepat. Pelayanan informasi melalui media juga menjadi bagian dari pelayanan publik. OPD harus mampu membuka akses informasi secara luas agar masyarakat memahami kinerja pemerintah,” tegasnya.
Selain itu, Wempi mengingatkan seluruh OPD untuk memahami secara menyeluruh visi dan misi pemerintah daerah, termasuk selaras dengan program pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa visi-misi tersebut merupakan janji politik yang harus direalisasikan kepada masyarakat.
“Visi-misi daerah, termasuk lima program inovasi, adalah janji politik yang harus saya tunaikan kepada masyarakat Malinau. Apa yang saya sampaikan saat Pilkada harus kita wujudkan bersama,” ucapnya.
Wempi berharap para pejabat yang baru dilantik ini dapat bekerja secara kolaboratif dan maksimal dalam mendukung 5 inovasi daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga Malinau.(*)




