TERASKALTARA.ID, MALINAU – Kondisi cuaca panas dan terik yang terjadi belakangan ini membuat risiko kebakaran perlu diwaspadai masyarakat. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Malinau mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber api, termasuk potensi korsleting listrik.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Malinau Tjito Widjaja melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran, Rury Ahmad Sururie, mengatakan kondisi cuaca panas dapat membuat api lebih cepat menyebar apabila terjadi kebakaran.
Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan hal-hal yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran, khususnya penggunaan peralatan listrik dan aktivitas di dapur.
“Dengan cuaca terik panas seperti ini, agar selalu memperhatikan kompor atau di dapur, begitu juga memperhatikan listrik dari korsleting listrik,” ujar Rury.
Menurutnya, kewaspadaan diperlukan karena kebakaran yang bermula dari satu titik dapat dengan cepat merambat ke titik lainnya ketika kondisi lingkungan sedang panas dan kering.
“Dengan cuaca yang panas terik seperti ini cepat dalam penyebaran api apabila terjadi kebakaran dari satu titik ke titik lainnya,” lanjutnya.
Selain mengingatkan penggunaan listrik, Damkar Malinau juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di sembarang tempat.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran, terlebih di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Utara.
Rury mengatakan Damkar Malinau bersama seluruh personel tetap dalam kondisi siap siaga. Sebanyak 110 personel disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran maupun penyelamatan.
Personel tersebut ditempatkan di sejumlah pos dan Markas Komando (Mako) Damkar dengan sistem piket selama 24 jam. Kesiapan juga didukung armada berupa empat unit mobil tembak, satu unit mobil suplai, dua unit kendaraan komando/rescue dan dua mesin portable.
“Apabila membutuhkan pertolongan pemadaman maupun penyelamatan, kami selalu standby 24 jam,” tegasnya.
Damkar Malinau juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kejadian kebakaran. Laporan sedini mungkin dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan dan mencegah api meluas. (*ntl)






