TERASKALTARA.ID, MALINAU – Tim Penggerak PKK Kabupaten Malinau menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) bagi para pengrajin lokal di Aula Kantor PKK Malinau, Selasa (4/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 serta Hari Ulang Tahun Dekranasda Tahun 2026. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong peningkatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan usaha kecil berbasis kerajinan.
Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, dalam sambutannya mengapresiasi para pengrajin yang selama ini konsisten menjalankan usaha.
Ia menegaskan bahwa peran PKK sangat strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat, dimulai dari lingkup keluarga.
“Tahun ini kita mengusung tema penguatan 10 Program Pokok PKK menuju Indonesia Emas 2045. Ini menjadi pengingat bahwa PKK memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa, dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya data yang akurat dalam setiap kegiatan PKK di tingkat desa. Menurutnya, pendataan yang dilakukan kader PKK mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kondisi keluarga, kesehatan, hingga lingkungan tempat tinggal.
“Data yang dikumpulkan kader PKK sangat lengkap, mulai dari jumlah ibu hamil, anak, hingga kondisi rumah tangga. Ini menjadi dasar penting dalam menyusun program yang tepat sasaran,” jelasnya.
Maylenty mengingatkan bahwa menjadi pengurus PKK bukan sekadar mengenakan seragam, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sebagai teladan di masyarakat.
Dalam kaitannya dengan peringatan HUT Dekranasda, ia menyebut tema “Cipta Kriya Berkelanjutan Perajin Indonesia” sebagai dorongan bagi para pengrajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.
Melalui kegiatan ini, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait pengembangan usaha serta pentingnya pendataan bagi pelaku usaha. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar perumusan kebijakan dalam mendukung pengembangan UMKM lokal.
Maylenty turut mengajak seluruh peserta, baik kader PKK maupun pengrajin, untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang belajar dan memperkuat jejaring usaha.
“Jangan pernah merasa kecil dengan usaha yang dimiliki. Dari usaha kecil yang dikelola dengan tekun dan kreatif, akan lahir kekuatan ekonomi yang besar bagi keluarga dan daerah,” pesannya.
Ia berharap melalui kegiatan ini, peran PKK dan Dekranasda semakin kuat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal menuju Kabupaten Malinau yang lebih sejahtera. (DKISP Malinau )




