TERASKALTARA.ID, TARAKAN — Pengendara yang melintas di kawasan Simpang Grand Tarakan Mall (GTM) diminta bersiap berhenti sejenak pada Senin (17/8/2026). Arus lalu lintas di simpang tersebut akan dihentikan sementara saat bendera Merah Putih berukuran raksasa dibentangkan tepat pada detik-detik peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penghentian arus diperkirakan berlangsung sekitar lima hingga 10 menit, mulai sekitar pukul 11.17 Wita. Polisi memastikan tidak ada pengalihan arus ke jalur lain karena durasi kegiatan relatif singkat.
Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana, mengatakan skema pengamanan tersebut telah dibahas bersama Pemerintah Kota Tarakan.
“Untuk kegiatan tanggal 17 Agustus nanti, kemarin sudah ada rapat dengan Pemkot terkait pembentangan bendera di traffic light GTM, di simpang GTM. Dari pembahasannya, kegiatan ini memang sudah pernah dilaksanakan tahun lalu,” kata Ardi.
Bendera yang akan dibentangkan memiliki ukuran cukup besar, yakni 17 meter panjang dan 8 meter lebar. Pembentangan dilakukan bertepatan dengan detik-detik peringatan kemerdekaan.
Tidak hanya menghentikan kendaraan, polisi juga mengajak para pengguna jalan yang berada di Simpang GTM ikut mengambil bagian dalam suasana peringatan kemerdekaan.
“Nanti tanggal 17 itu kita hentikan sementara aktivitas lalu lintas. Pengguna jalan juga kita ajak sama-sama memperingati hari kemerdekaan dengan membunyikan sirine, kemudian menyetel lagu Indonesia Raya dan menyanyikannya bersama,” ujar Ardi.
Setelah rangkaian pembentangan bendera dan peringatan selesai, kendaraan akan kembali dijalankan secara bertahap. Polisi akan menyesuaikan pembukaan arus dengan lampu lalu lintas agar antrean kendaraan dapat segera terurai.
“Kalau hanya sekitar lima sampai 10 menit sebenarnya tidak perlu langsung dialihkan. Kita hanya hentikan sementara. Setelah selesai, kita kembalikan lagi arusnya. Yang lampunya hijau kita jalankan dulu supaya arusnya kembali normal,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polres Tarakan menyiapkan sekitar 20 personel khusus di kawasan Simpang GTM. Personel tersebut akan mengatur kendaraan, mengamankan kegiatan pembentangan bendera, serta memastikan lalu lintas kembali normal setelah kegiatan berakhir.
“Dari Lantas nanti kita turunkan sekitar 20 personel. Informasi awal untuk pembentangan bendera masih di satu titik, yaitu di Simpang GTM. Jadi kita atur supaya pelaksana kegiatan bisa berjalan dan arus lalu lintas juga tetap aman,” katanya.
Selain Simpang GTM, pengamanan lalu lintas juga dilakukan di sekitar lingkungan Pemerintah Kota Tarakan selama pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, termasuk saat detik-detik pengibaran bendera.
Secara keseluruhan, Satlantas Polres Tarakan menyiapkan 61 personel untuk mendukung pengamanan rangkaian kegiatan tersebut.
“Personel Lantas sekarang ada 61 termasuk saya, berarti saya membawahi 60 anggota. Nanti untuk di simpang empat itu kita bagi lagi, ada yang bagian pembentangan bendera dan ada yang pengamanan arus lalu lintas,” pungkas Ardi.







