TERASKALTARA.ID, MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, turun langsung meninjau sejumlah wilayah terdampak banjir di Kecamatan Malinau Utara, Senin (13/7). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak, penanganan di lapangan berjalan optimal, serta pelayanan dasar tetap dapat diberikan kepada warga.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Ernes Silvanus, para asisten, unsur TNI-Polri, PLN Malinau, Camat Malinau Utara, kepala desa, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Banjir yang melanda wilayah tersebut dipicu tingginya intensitas hujan sejak Minggu malam hingga Senin dini hari. Curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Malinau beserta beberapa anak sungainya meluap. Kondisi air pasang turut memperparah genangan yang merendam sejumlah kawasan, terutama di Desa Belayan.
Di sela peninjauan, Bupati Wempi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, pemerintah hadir langsung untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama banjir berlangsung.
“Kami datang untuk memastikan keselamatan masyarakat, ketersediaan air bersih, serta distribusi listrik tetap dapat dikendalikan dengan baik. Dalam kondisi seperti ini masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca masih mendung dan debit air sungai belum menunjukkan tanda-tanda surut.
“Kami berharap banjir tidak semakin meluas. Mari seluruh masyarakat Kabupaten Malinau saling bahu-membahu dan saling membantu agar kondisi ini dapat kita lewati bersama,” katanya.
Selain memantau kondisi banjir, Wempi bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak. Ia berdialog langsung dengan dua warga lanjut usia untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sekaligus melihat keadaan rumah yang kerap terendam setiap kali banjir terjadi.
Perhatian juga diberikan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang menjalankan pengabdian di Desa Belayan. Bupati mengunjungi posko KKN untuk memastikan seluruh mahasiswa berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala selama banjir.
Usai dari Desa Belayan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Salap, Putat, dan Kaliamok. Di setiap lokasi, Bupati melihat secara langsung dampak banjir sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Malinau terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk mempercepat penanganan banjir, menjaga keselamatan warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari layanan kesehatan, pasokan listrik, hingga ketersediaan air bersih, tetap terpenuhi selama kondisi darurat berlangsung. (*st)






