Wabup Jakaria Apresiasi Peran TNI Hadirkan Negara di Wilayah Perbatasan Malinau

apresiasi-tni-perbatasan-malinau.jpg
Wabup Jakaria saat pelepasan tim Binkattaswilnas dan penyaluran bantuan sosial yang dilaksanakan di Makodim 0910/Malinau.

TERASKALTARA.ID, MALINAU – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, memberikan apresiasi atas peran TNI yang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan negara bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri kegiatan Pelepasan Tim Pembinaan Ketahanan Wilayah Nasional (Binkattaswilnas) dan penyaluran bantuan sosial yang dilaksanakan di Makodim 0910/Malinau.

Menurut Jakaria, kegiatan yang dilaksanakan TNI tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdepan Indonesia.

“Alhamdulillah kita baru selesai acara pelepasan bantuan sosial yang dilakukan oleh TNI untuk masyarakat di wilayah perbatasan. Ini bukan kegiatan seremonial biasa. Sebagai pemerintah daerah kami memberikan apresiasi atas upaya yang sudah dilakukan oleh TNI untuk melengkapi kegiatan mereka di wilayah perbatasan dalam rangka negara hadir di wilayah perbatasan melalui penyerahan bantuan sosial ini,” ujarnya saat diwawancarai TerasKaltara.

Ia menjelaskan, Kabupaten Malinau merupakan daerah yang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Dengan panjang garis perbatasan sekitar 504 kilometer yang dihuni masyarakat di empat kecamatan, kehadiran negara melalui berbagai program dan pelayanan menjadi sangat penting.

“Di Kabupaten Malinau ini memang sangat membutuhkan kegiatan-kegiatan seperti ini hadir di wilayah perbatasan. Malinau memiliki perbatasan yang cukup panjang antarnegara, khususnya Indonesia dengan Sarawak, Malaysia, lebih kurang 504 kilometer yang didiami oleh masyarakat di empat kecamatan wilayah perbatasan,” katanya.

Jakaria menilai, selama ini TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat melalui satuan pengamanan perbatasan (Pamtas). Kehadiran para prajurit di wilayah perbatasan menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah abai terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan terdepan.

“Sebagai pemerintah kami menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada TNI yang selalu bersama rakyat untuk hadir sebagai negara di wilayah perbatasan. Ini menunjukkan bahwa komitmen TNI terhadap negara sudah dibuktikan dengan hadirnya hari ini memberikan bantuan sosial,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa tugas menjaga wilayah perbatasan bukanlah pekerjaan yang mudah. Para prajurit TNI harus menjalankan pengabdian secara bergantian setiap tahunnya dengan berbagai tantangan, baik kondisi geografis maupun perkembangan tantangan sosial di era globalisasi.

“Kegiatan menjaga wilayah perbatasan ini bukan semudah yang kita bicarakan atau kita sampaikan. Ini perlu pengorbanan, khususnya bagi para prajurit TNI yang sudah berjibaku setiap tahun secara bergantian untuk menjaga wilayah perbatasan dari berbagai tantangan,” tuturnya.

Selain menjaga keamanan dan kedaulatan negara, TNI juga dinilai memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat perbatasan. Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan, masyarakat di wilayah perbatasan dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.

“Di era globalisasi saat ini, TNI selalu hadir memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat perbatasan bahwa negara masih ada di antara mereka. Terima kasih, bravo untuk TNI,” tutupnya. (*st)

Pos terkait