Indonesia tetap berjalan hingga hari ini bukan mereka yang duduk dikursi kekuasaan, bukan elite politik, pejabat istana, DPR, atau pemerintah daerah. Melainkan keberadaan simpul-simpul sosial yang berada ditengah- tengah masyarakat.
Dalam sebuah podcast bersama Helmy Yahya, Inayah Wahid mengutip pandangan Gus Dur Tentang Indonesia .
“Saya slalu ingat omongannya Gusdur , bahwa yang Negara Indonesia ini masih tetap jalan samapai hari ini , bukan semata karena elit Politik atau pemerintahnya , yang selalu bikin indonesia bisa jalan itu karena keberadaan simpul-simpul sosial di masyarakat. Dalam kondisi sulit sekalipun, masyarakat itu secara organik akan membentuk ikatan-ikatan yang saling menguatkan dan menopang satu sama lain .
Dari percakapan inayah itu , kita analogikan bahawa Hubungan sosial masyarakat Indonesia dapat diibaratkan seperti sebuah jaring yang tersusun dari banyak titik ikatan. Ketika satu titik mengalami kerusakan, masih ada titik-titik lain yang menopang dan menjaga jaring tersebut agar tidak robek seluruhnya.
Simpul sosial itu adalah masyarakat sendiri. Dari rakyat untuk rakyat yang didalam hal nya terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, ketua RT, guru, hingga berbagai komunitas yang tumbuh di tengah masyarakat.
Sebagian besar tokoh-tokoh tersebut jarang memiliki jabatan politik, tetapi perannya sering kali jauh lebih menentukan dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial.
Dalam banyak peristiwa yang terjadi diberbagai daerah tokoh-tokoh inilah yang menjadi penengah ketika terjadi konflik, meredakan ketegangan, serta menjaga komunikasi antarkelompok yang berbeda pandangan.
Oleh Karena itu, memperkuat ikatan sosial menjadi hal yang sangat penting. Sebab kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kuatnya institusi negara, tetapi juga oleh kuatnya hubungan antarmanusia yang hidup di dalamnya.
Ketika elite politik sedang gaduh, dinamika politik memanas , masyarakat tidak boleh ikut terjebak dalam polarisasi yang sama. Justru pada saat seperti itulah simpul-simpul sosial harus bekerja.
Masyarakat itu menjadi perekat, Menjadi penengah, bukan penyulut konflik. ia Menjadi jembatan yang menyambungkan kembali hubungan-hubungan yang retak akibat perbedaan politik dan kepentingan .
Negara itu penting dan Pemerintah jugs penting. tetapi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, komunitas juga merupakan penopang utama kehidupan berbangsa dan bernegara .
M.Bali .






