Malinau Jadi Tuan Rumah Pesparani IV Kaltara, 12 Paroki Siap Meriahkan Perhelatan

pesparani-iv-kaltara.jpeg
Sekda Malinau bersama Pastor P. Denny Sihaloho, OMI, (tengah) usai mempimpin Rapat Pesparani IV Kaltara di Malinau.

TERASKALTARA.ID, MALINAU –  Kabupaten Malinau dipercaya menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang dijadwalkan berlangsung pada 25-27 November 2026.

Perhelatan tersebut akan diikuti 12 paroki dari seluruh wilayah Kaltara. Sekitar 600 orang diperkirakan hadir dalam rangkaian kegiatan, dengan 412 peserta di antaranya akan ambil bagian dalam berbagai perlombaan Pesparani.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Malinau sebagai tuan rumah merupakan sebuah amanah yang harus didukung pemerintah daerah.

“Pertama, pemerintah daerah Malinau melihat ini suatu kepercayaan. Yang namanya kepercayaan ini kan amanah yang diberikan, baik oleh pemerintah provinsi, kemudian lembaga IP3KD maupun secara khusus umat Katolik,” ujar Ernes saat diwawancarai, Rabu (26/8).

Menurutnya, Pemkab Malinau akan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pesparani IV Kaltara. Terlebih, Malinau sebelumnya juga telah dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah kegiatan tingkat provinsi.

“Kita sudah jadi tuan rumah Pesparawi tahun lalu. Tahun ini juga kita telah menjadi tuan rumah MTQ dan juga tuan rumah Porprov II Kaltara. Saya pikir ini memang tugas dan tanggung jawab kita,” katanya.

Selain perlombaan, rangkaian Pesparani juga akan diisi dengan kegiatan seminar Orang Muda Katolik (OMK) pada 26 November sore.

Seminar tersebut akan membahas sejumlah persoalan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan zaman. Bupati Malinau Wempi W Mawa dijadwalkan menyampaikan materi mengenai tantangan OMK di era saat ini, sedangkan Ernes Silvanus akan membawakan materi terkait penggunaan media sosial.

Sementara itu, materi mengenai bahaya narkotika dan terorisme juga akan menjadi bagian dari seminar dengan menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) serta pihak terkait bidang pencegahan terorisme.

Ernes berharap seluruh perwakilan dari 12 paroki di Kaltara dapat hadir dan mengikuti seluruh rangkaian Pesparani di Kabupaten Malinau.

“Harapan kita dari 12 paroki di seluruh Kalimantan Utara ini bisa hadir, bisa bersama-sama di sini,” ungkapnya.

Dengan keterlibatan ratusan peserta dan perwakilan paroki dari seluruh Kaltara, Pesparani IV di Malinau diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan serta membangun kebersamaan umat Katolik di Kalimantan Utara. (*ntl)

Pos terkait