TERASKALTARA.ID, MALINAU — Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Malinau, Kamis (07/05) pagi. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa selaku inspektur upacara.
Dalam kesempatan itu, Bupati Wempi membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Ia menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa dan daerah.
“Hardiknas menjadi momentum penting untuk merefleksikan komitmen bersama dalam membangun pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa serta proses memanusiakan manusia dan membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat dan berkarakter,” ujarnya dalam amanat, Kamis (7/5.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, dan memperkuat peradaban sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.
“Pendidikan merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, dan memperkuat peradaban sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003,” katanya.
Bupati Wempi juga menyampaikan bahwa pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, serta memiliki kepribadian unggul dan daya saing.
Menurutnya, dalam mendukung visi Indonesia Maju, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pembelajaran mendalam sebagai salah satu prioritas utama peningkatan kualitas pendidikan nasional. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, efektif, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program seperti pemberian beasiswa bagi guru, pelatihan pembelajaran mendalam, penguatan kepemimpinan sekolah, hingga peningkatan kesejahteraan melalui sertifikasi dan insentif bagi guru honorer.
Dalam amanatnya, Wempi turut menekankan lima kebijakan strategis pendidikan, di antaranya pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan inklusif dan fleksibel bagi seluruh masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, keluarga, media, dan berbagai lembaga mitra pendidikan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Malinau juga menyerahkan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras dalam bidang pendidikan.




