TERASKALTARA.ID, MALINAU– Karnaval Budaya Kecamatan Malinau Kota kembali digelar dengan meriah. Memasuki tahun kelima pelaksanaannya atau telah dirayakan selama setengah dekade, kegiatan budaya tersebut sukses menarik sekitar 5.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat.
Karnaval Budaya Malinau Kota Tahun 2026 menjadi bagian dari rangkaian Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan peserta turut ambil bagian dengan menampilkan beragam busana dan atraksi kebudayaan yang mencerminkan keberagaman masyarakat di Kecamatan Malinau Kota.
Camat Malinau Kota Muhammad Yusuf mengatakan, Karnaval Budaya merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan selama lima tahun berturut-turut. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di wilayahnya.
“Ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan oleh Kecamatan Malinau Kota selama lima tahun berturut-turut,” ujarnya saat diwawancarai.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WITA, dengan titik awal pelepasan peserta di Jalan Penambahan RT 2 Malinau Kota. Peserta kemudian bergerak menuju garis finis di Jalan Penambahan RT 12, kawasan Sentra UMKM Malinau Kota.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya kelompok yang ikut berpartisipasi. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga SMK. Selain pelajar, karnaval juga melibatkan pemerintah desa, ketua RT, masyarakat, organisasi masyarakat, kerukunan serta paguyuban yang berada di Kecamatan Malinau Kota.
Menurut Muhammad Yusuf, keberagaman peserta menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan karnaval. Berbagai busana dan atraksi kebudayaan yang ditampilkan menjadi gambaran keberagaman budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin terus menjaga, memelihara dan melestarikan budaya-budaya yang ada di masyarakat wilayah Kecamatan Malinau Kota,” katanya.
Selain pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat. Kebersamaan yang terbangun melalui karnaval diharapkan dapat menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan.
Yusuf menilai, semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan di Kecamatan Malinau Kota.
“Yang kita harapkan adalah tumbuhnya rasa persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan yang pada akhirnya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di wilayah Kecamatan Malinau Kota,” jelasnya.
Dengan melibatkan sekitar 5.000 warga, Karnaval Budaya Malinau Kota tahun ini kembali menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam merayakan kemerdekaan sekaligus menjaga warisan budaya.
Yusuf pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan sukses dan semarak.
Karnaval Budaya Malinau Kota diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memeriahkan peringatan HUT RI, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan, merawat dan mewariskan kekayaan budaya kepada generasi berikutnya. (*ntl)







