TERASKALTARA.ID, MALINAU — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Malinau dinilai dapat menghambat aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal.
Pantauan TERASKALTARA.ID di lapangan, sepanjang jalan di wilayah Malinau terlihat sejumlah pom mini dan pengecer BBM dalam kondisi kosong. Sejak pagi, warga berbondong-bondong mendatangi pom mini yang masih memiliki sisa stok Pertalite.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Malinau Paul Mauregar Lalong menyebut, saat ini dimalinau BBM Jenis Pertalit kosng, keterbatasan BBM ini berdampak bisa langsung pada mobilitas warga, distribusi barang , ungkapnya
“Kelangkaan Pertalite ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama menjelang Natal. hingga bisa menjadi terhambat aktivitas warga , distribusi barang juga bisa terganggu,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).
Ia menilai, kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok jika tidak segera ditangani oleh pihak terkait.
Menurutnya, pemerintah dan stakeholder terkait perlu segera mengambil langkah konkret agar pasokan BBM kembali normal, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan persiapan Natal dengan lancar.
APINDO Malinau juga meminta pengawasan distribusi BBM diperketat untuk mencegah penimbunan dan praktik panic buying di tingkat pengecer. (tk01)




